Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Simpan dan Hangatkan Makanan Sahur dengan Benar, Ahli Gizi Berikan Tipsnya

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Simpan dan Hangatkan Makanan Sahur dengan Benar, Ahli Gizi Berikan Tipsnya Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi - Santap sahur. 

JAKARTA - Menyiapkan makanan sahur sejak malam hari dan menghangatkannya kembali di pagi hari menjadi metode yang praktis bagi banyak orang.

Namun demikian, agar proses ini aman dan tetap menjaga kualitas makanan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyimpan dan menghangatkan makanan.

Ahli gizi Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS. SpGK (K) membagikan tips menyimpan dan menghangatkan makanan sahur agar tetap aman dikonsumsi dan menjaga kualitas makanan.

"Cara terbaik untuk menyimpan makanan agar tetap aman dan higienis, simpan di tempat tertutup dan kedap udara untuk menghindari kontaminasi," kata Luciana ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (14/3).

Untuk menjaga keamanan makanan yang disiapkan sebelumnya, penting untuk menyimpannya di wadah tertutup yang bersih dan kedap udara.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi dari serangga, binatang kecil, atau bakteri yang bisa masuk melalui udara.

Jika ingin menyimpan makanan di lemari es, pastikan makanan sudah dingin sebelum dimasukkan.

Ia mengimbau untuk tidak menyimpan makanan dalam keadaan panas karena dapat meningkatkan suhu dalam kulkas dan mempercepat pertumbuhan bakteri.

Menurut dia, makanan sebaiknya dibagi menjadi porsi kecil agar lebih cepat dingin dan aman disimpan di kulkas.

"Makanan yang disimpan di kulkas sebaiknya tidak lebih dari 4 hari, tergantung jenis makanannya," ujarnya.

Lebih lanjut Luciana mengungkapkan, penghangatan ulang makanan bisa memengaruhi kandungan gizi dalam makanan.

Beberapa nutrisi, terutama vitamin yang larut dalam air, dapat hilang atau berkurang selama proses penghangatan ulang.

Selain itu, penghangatan ulang juga dapat memengaruhi tekstur dan cita rasa makanan.

Guna meminimalkan kehilangan nutrisi, sebaiknya gunakan teknik pemanasan yang tidak terlalu lama atau gunakan metode pemanasan yang lebih lembut, seperti mengukus atau memanaskan dengan api kecil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.