- Home
-
- Luar Negeri
-
- Militer AS Siapkan Rencana...
Militer AS Siapkan Rencana Tambah Pasukan di Panama
Jumat, 14 Mar 2025, 08:45 WIBWashington - Gedung Putih telah memerintahkan Pentagon untuk menyusun rencana peningkatan jumlah militer AS di Panama sebagai bagian dari strategi Presiden Donald Trump untuk merebut kembali Terusan Panama, lapor NBC News pada Kamis (13/3), mengutip pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut.
Komando Selatan AS tengah mengembangkan berbagai strategi, mulai dari peningkatan kerja sama dengan militer Panama hingga skenario yang lebih kecil kemungkinannya, yaitu pengambilalihan Terusan Panama secara paksa oleh pasukan AS, menurut laporan tersebut.
Kemungkinan penggunaan kekuatan militer oleh AS akan bergantung pada tingkat kerja sama yang bersedia diberikan oleh militer Panama, kata sumber yang dikutip dalam laporan itu.
Tujuan utama peningkatan jumlah pasukan AS di Panama adalah untuk mengurangi pengaruh China dan membatasi akses Beijing ke Terusan Panama, menurut pejabat tersebut.
Menurut sumber tersebut, Laksamana Alvin Holsey, Komandan Komando Selatan AS, telah menyampaikan rancangan strategi kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth minggu ini.
Menteri Hegseth dijadwalkan mengunjungi Panama bulan depan.
Dalam pidatonya di hadapan sesi gabungan Kongres pekan lalu, Trump menyatakan bahwa pemerintahannya telah memulai upaya untuk mengembalikan kendali AS atas Terusan Panama.
Redaktur: Andreas Chaniago
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ketum Kadin: Potensi Papua Lebih dari Sekadar Emas dan Tembaga
-
Anda Akan Meninggalkan Mobil Dalam Waktu yang Lama? Ikuti Ini untuk Cegah Kerusakan
-
Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman
-
Panama vs Kroasia: Modric dan Kawan-kawan Bidik Kebangkitan untuk Amankan Posisi Tiga Besar
-
Timnas Panama Menuju Piala Dunia 2026: Los Canaleros Membawa Semangat dan Ambisi Baru
-
Langkah Jakut Atasi Anak Tak Sekolah
-
Rumput Laut Jadi Andalan Baru, Pemkab Kembangkan Budidaya di Perairan Simeulue
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.