Trump Tarik 5.000 Pasukan AS dari Jerman

Senin, 04 Mei 2026, 02:10 WIB

WEST PALM BEACH – Presiden Donald Trump pada Sabtu (2/5) menegaskan kembali keputusan Washington DC untuk menarik 5.000 tentara Amerika Serikat (AS) dari Jerman, seiring dengan semakin dalamnya keretakan hubungan transatlantik akibat perang di Timur Tengah.

Pentagon mengumumkan pengurangan 5.000 pasukan pada Jumat (1/5), tetapi Trump mengatakan kepada wartawan pada Sabtu bahwa AS akan mengurangi secara drastis dengan menarik lebih dari 5.000 pasukan, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ket. Foto: Boris Pistorius — Sumber: AFP/GREGOR FISCHER

Langkah ini menyusul perselisihan antara Trump dan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, yang pada Senin (27/4) lalu mengatakan bahwa Iran telah mempermalukan Washington DC di meja perundingan.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan pada Jumat bahwa penarikan tersebut diperkirakan akan selesai dalam enam hingga dua belas bulan ke depan.

NATO mengatakan pihaknya bekerja sama dengan AS untuk memahami detail keputusan mereka tentang postur kekuatan di Jerman.

"Penyesuaian ini menggarisbawahi perlunya Eropa untuk terus berinvestasi lebih banyak dalam pertahanan dan memikul bagian tanggung jawab yang lebih besar untuk keamanan bersama kita," tulis juru bicara NATO, Allison Hart, di X.

Per tanggal 31 Desember 2025 lalu terdapat 36.436 tentara AS yang bertugas aktif di Jerman, sekutu NATO, dibandingkan dengan di Italia (12.662 tentara) dan di Spanyol (3.814 tentara).

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, mengatakan pada Sabtu bahwa penarikan pasukan AS dari Eropa dan juga dari Jerman adalah hal yang sudah diperkirakan.

Hal ini juga terjadi bersamaan dengan pengumuman Trump bahwa tarif impor mobil dan truk dari Uni Eropa akan naik dari 15 persen menjadi 25 persen pekan depan, dengan menuduh blok tersebut gagal mematuhi kesepakatan perdagangan yang ditandatangani musim panas lalu.

Sebelumnya Presiden Trump telah mengancam akan mengurangi jumlah pasukan AS di Jerman dan sekutu Eropa lainnya selama masa jabatan keduanya di Gedung Putih, dengan mengatakan bahwa ia ingin Eropa mengambil tanggung jawab yang lebih besar untuk pertahanannya sendiri daripada bergantung pada Washington DC.

Pada Kamis (30/4) Trump juga mengatakan bahwa ia mungkin akan menarik pasukan AS dari Italia dan Spanyol karena penentangan mereka terhadap perang melawan Iran.

"Italia sama sekali tidak membantu kami dan Spanyol sangat buruk, benar-benar buruk," kata Trump kepada wartawan. "Ya, mungkin, saya mungkin akan melakukannya (penarikan pasukan AS). Mengapa tidak?" ucap Trump. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.