Ketum Kadin: Potensi Papua Lebih dari Sekadar Emas dan Tembaga

Minggu, 12 Apr 2026, 22:30 WIB

JAYAPURA – Indonesia itu kaya banget, dan tiap daerah punya “cerita” serta potensi uniknya masing-masing. Nah, mengoptimalkan potensi daerah itu sebenarnya soal bagaimana kekuatan lokal—entah itu pariwisata, pertanian, industri kreatif, atau sumber daya alam—bisa dikembangkan jadi sesuatu yang lebih bernilai.

Menariknya, sekarang pendekatannya nggak lagi seragam. Tiap daerah didorong untuk fokus pada keunggulannya sendiri, sambil tetap terhubung dengan pasar yang lebih luas. Jadi bukan cuma berkembang sendiri, tapi juga saling melengkapi antarwilayah.

Ket. Foto: Ilustrasi - Bisnis Keramba Ikan di Danau Sentani, Papua. — Sumber:

Kalau ini dijalankan dengan konsisten, dampaknya bisa terasa luas. Ekonomi daerah tumbuh, lapangan kerja bertambah, dan yang paling penting, masyarakat lokal ikut merasakan manfaatnya secara langsung.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis potensi Papua mampu memperkuat ekonomi nasional dan tidak hanya bertumpu pada komoditas emas dan tembaga, tetapi juga kelautan dan perikanan yang didukung oleh posisi strategis di kawasan timur Indonesia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie di Jayapura, Minggu, menilai Papua memiliki keunggulan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertambangan hingga hasil hutan dan kelautan namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal.

“Potensi tersebut tidak hanya bertumpu pada komoditas seperti emas dan tembaga, tetapi juga mencakup sektor kelautan dan perikanan yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” katanya.

Menurut Anindya, Papua juga dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan energi baru terbarukan, khususnya tenaga surya dan energi air, mengingat kondisi geografis yang mendukung pemanfaatan energi bersih.

Papua, kata dia, memiliki potensi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pertanian yang luas serta pengembangan komoditas lokal.

Di sisi lain, letak geografis Papua yang strategis di kawasan timur Indonesia menjadikannya berpeluang sebagai pintu gerbang perdagangan menuju kawasan Pasifik.

“Untuk itu penguatan infrastruktur dan efisiensi logistik menjadi kunci dalam mengoptimalkan seluruh potensi tersebut agar dapat terintegrasi dengan baik,” katanya.

Anindya meyakini Papua mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan merata dengan dukungan infrastruktur dan logistik.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie juga menghadiri kegiatan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Papua serta Pelantikan Ketua Kadin Papua Jecleana Joku dengan masa bakti 2021-2026 yang bertempat di Aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (11/4).

  • Papua
  • Kadin Indonesia
  • Diversifikasi

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.