Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kawah Pilbara, Bekas Tumbukan Meteorit Tertua di Ditemukan

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 06:10 WIB | Oleh:

Setelah memeriksa peta GSWA dan foto udara, tim Universita Curtin menemukan area di tengah Pilbara di sepanjang jalur berdebu untuk memulai pencarian. Mereka memarkir kendaraan offroad dan berjalan sendiri-sendiri melintasi singkapan, lebih karena harapan daripada ekspektasi, sepakat untuk bertemu satu jam kemudian untuk membahas apa yang mereka temukan dan makan.

“Hebatnya, ketika kami kembali ke kendaraan, kami semua mengira telah menemukan hal yang sama: kerucut pecah,” lanjut Johnson.

Kerucut pecah adalah struktur percabangan yang indah dan halus, tidak berbeda dengan kok bulu tangkis, dan satu-satunya fitur guncangan yang terlihat dengan mata telanjang. Umumnya di alam hanya dapat terbentuk setelah tumbukan meteorit.

“Hanya dalam waktu satu jam lebih dalam pencarian kami, telah menemukan apa yang dicari. Kami benar-benar telah membuka pintu kendaraan 4WD kami dan melangkah ke lantai kawah tumbukan kuno yang besar,” ungkapnya.

Yang membuat frustrasi, setelah mengambil beberapa foto dan mengambil beberapa sampel, tim harus pindah ke lokasi lain, tetapi mererka memutuskan untuk kembali sesegera mungkin. Yang terpenting, bagi mereka perlu mengetahui berapa usia kerucut pecah tersebut.

“Apakah kami telah menemukan kawah tertua yang diketahui di Bumi?” ucap Johnson setengah bertanya. “Ternyata kami telah menemukannya,” tambahnya.

Pergi dan kembali lagi

Dengan beberapa penelitian laboratorium yang tim Universitas Curtin lakukan, mereka kembali ke lokasi tersebut pada bulan Mei 2024. Tujuannya untuk menghabiskan sepuluh hari meneliti bukti secara lebih rinci.

“Kerucut pecah ada di mana-mana, terbentuk di sebagian besar Anggota Antarctic Creek, yang kami telusuri sejauh beberapa ratus meter ke perbukitan bergelombang di Pilbara,” paparnya.

Pengamatan mereka menunjukkan bahwa di atas lapisan dengan kerucut pecah terdapat lapisan basal tebal tanpa bukti guncangan akibat benturan. Ini berarti benturan tersebut pasti seusia dengan batuan Anggota Antarctic, yang diketahui berusia 3,5 miliar tahun.

Mereka menemukan batuan di kawah itu memiliki rekor kawah tumbukan tertua di Bumi. Mungkin gagasan mereka tentang asal usul benua tidak segila itu, seperti yang dikatakan banyak orang kepada mereka.

Kebetulan adalah hal yang luar biasa. Sejauh yang tim peneliti ketahui, selain pemilik tradisional, suku Nyamal, tidak ada ahli geologi yang pernah melihat fitur-fitur menakjubkan ini sejak terbentuk. Seperti beberapa orang lain sebelumnya, mereka berpendapat bahwa dampak meteorit memainkan peran mendasar dalam sejarah geologi planet Bumi, seperti yang terjadi pada Bulan yang berkawah dan pada planet, bulan, dan asteroid lainnya.

“Sekarang kita dan yang lainnya memiliki kesempatan untuk menguji gagasan ini berdasarkan bukti nyata,” tulis Johson.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Jeritan dari Lebanon: 1,4 J...
Luar Negeri
Campak Menggila di AS hingg...
Luar Negeri
Iran Lancarkan Rudal ke Bah...
Luar Negeri
Negara Teluk Gencarkan Pert...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.