Bupati Garut Putri: Kuliner Ceplak agar Bebas Pengamen dan Pengemis
📅 Selasa, 11 Mar 2025, 16:35 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Garut -- Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai melakukan penataan kawasan wisata malam kuliner Ceplak di perkotaan Garut agar bebas dari kegiatan pengamen dan pengemis yang seringkali menimbulkan ketidaknyamanan pengunjung, sehingga nanti bisa mengembalikan kejayaan kawasan tersebut.
"Jadi, intinya 'mah' ingin mengembalikan kejayaan Ceplak," kata Wakil Bupati Garut, Putri Karlina di Garut, Senin.
Ia menuturkan, kawasan Ceplak sebagai tempat kuliner yang terkenal di Jalan Siliwangi perkotaan Garut itu harus dibangkitkan kembali, karena selama ini mendapatkan laporan mulai sepi pengunjung.
Berdasarkan pengamatan, kata Putri, beberapa faktor kawasan Ceplak menjadi sepi di antaranya banyak yang mengeluhkan dengan keberadaan pengamen maupun pengemis di kawasan itu.
"Banyak faktor, salah satunya adalah ketidaknyamanan pengunjung ketika makan, karena terkenal banget baru satu suap, sudah datang (pengemis atau pengamen)," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, lanjut dia, kehadiran pengemis maupun pengamen di kawasan sentra kuliner itu terkesan memaksa meminta uang kepada pengunjung, sehingga perilakunya itu membuat tidak nyaman yang akhirnya menjadi sepi pengunjung.
Persoalan lain di kawasan itu, kata dia, kehadiran anak-anak yang terindikasi dieksploitasi berkeliaran di kawasan Ceplak, sehingga perlu adanya solusi untuk mengatasi mereka oleh dinas terkait.
"Masalah lebih berat adalah anak-anak," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan kehadiran mereka yang menimbulkan ketidaknyamanan pengunjung Ceplak itu tentu harus ditertibkan dan dilakukan penanganan dari pemerintah agar mereka tidak kembali melakukan kegiatan seperti itu.
Persoalan lainnya yang menjadi perhatian pemerintah, kata dia, terkait harga makanan di kawasan kuliner Ceplak yang terlalu mahal untuk ukuran pedagang kaki lima, untuk itu pemerintah akan mengevaluasi dan mengintervensi terkait harga.
"Kita harapannya nanti enggak cuman ditertibkan, sekarang kita mau adain usaha-usaha promosi untuk menaikkan kembali pamornya Ceplak," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!