Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Cianjur Melakukan Penertiban Bangunan di Sepadan Sungai

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Cianjur Melakukan Penertiban Bangunan di Sepadan Sungai Doc: ANTARA
Ket. Aliran sungai yang melintas di Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, mengalami penyempitan karena banyaknya bangunan mendekati sepadan sungai, diduga menjadi faktor banjir yang kerap terjadi.

CIANJUR- Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan penertiban bangunan di sepadan sungai guna mengantisipasi terjadinya banjir bandang melanda sejumlah kecamatan karena penyempitan serta pendangkalan sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, Minggu (9/3), mengatakan banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di Cianjur akibat bangunan yang mendekati bantaran sungai serta sampah yang dibuang ke sungai.

"Hasil evaluasi di tiga lokasi banjir terdapat sejumlah temuan di mana banyak bangunan yang mendekati bantaran sungai sehingga terjadi penyempitan aliran serta banyaknya sampah yang dibuang ke sungai menjadi faktor terjadinya banjir," katanya.

Sehingga pihaknya segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna melakukan sosialisasi agar warga tidak mendirikan bangunan di sepanjang sepadan sungai serta tidak membuang sampah sembarangan agar banjir tidak rutin melanda kawasan tersebut.

Pasalnya setiap musim hujan sejumlah kecamatan di Cianjur menjadi langganan banjir, namun tidak sampai setinggi satu meter, sehingga pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak membangun rumah terlalu dekat dengan jalur sungai, apalagi sampai menutup aliran sungai.

"Kami akan laporkan ke pimpinan agar segera dilakukan penertiban karena banjir tahunan akan melanda sejumlah wilayah yang terjadi penyempitan aliran sungai disertai pendangkalan," katanya.

Bahkan, katanya, bupati Cianjur sudah meminta masyarakat di Kecamatan Cilaku yang terdampak banjir dapat menerima penertiban yang akan dilakukan agar banjir tidak kembali melanda kawasan tersebut karena banyak bangunan yang berdiri di sepanjang aliran sungai.

Seperti diberitakan tiga kecamatan di Cianjur dilanda banjir sejak Sabtu hingga Minggu. Banjir yang melanda membuat lebih dari 100 rumah terendam banjir meski hanya berlangsung selama beberapa jam namun sempat membuat panik warga.

Ketinggian air beragam mulai dari 50 centimeter hingga satu meter, merendam seratusan rumah selama dua jam, menjelang Minggu dini hari air mulai surut, sehingga tidak ada warga yang mengungsi.

Hujan deras yang turun sejak Sabtu petang, membuat sejumlah sungai yang membentang di tiga kecamatan meluap, sehingga merendam sejumlah desa di setiap kecamatan terdampak, akibatnya sebagian besar warga mengungsi ke tempat aman hingga tengah malam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.