Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Berjanji untuk Melawan Perang Dagang dengan Teknologi dan Inovasi

📅 Sabtu, 08 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Berjanji untuk Melawan Perang Dagang dengan Teknologi dan Inovasi Doc: istimewa
Ket. Tiongkok menegaskan tekadnya untuk menghadapi tantangan melalui penguatan sektor teknologi dan inovasi.

BEIJING –  Di tengah ketegangan perdagangan yang terus meningkat dengan Amerika Serikat (AS), Tiongkok menegaskan tekadnya untuk menghadapi tantangan tersebut melalui penguatan sektor teknologi dan inovasi.

Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao, pada Kamis (6/3), mengatakan, Tiongkok tidak gentar menghadapi ancaman AS dan berjanji akan “berjuang sampai akhir dalam mempertahankan kepentingan nasionalnya.

“Tidak ada pemenang dalam perang dagang. Kami berharap kekhawatiran ini diselesaikan melalui dialog, dan bahwa kedua pihak dapat bertemu pada waktu yang tepat,” kata Wang.

Dikutip dari The Straits Times, pernyataan publik yang disampaikan pejabat tinggi perdagangan negara itu muncul ketika pungutan tarif tambahan AS terhadap barang-barang Tiongkok mencapai 20 persen, dan dapat meningkat lebih lanjut.

Wang berbicara kepada pers di sela-sela pertemuan tahunan anggota parlemen dan penasihat politik Tiongkok. Tema yang diangkat adalah dukungan lebih kuat untuk inovasi dan teknologi, dalam persaingan AS-Tiongkok yang semakin intensif.

Para pejabat mengumumkan lebih banyak pendanaan dan penggalangan dana untuk sektor teknologi yang terbukti pada tahun 2025 dengan keberhasilan perusahaan global rintisan kecerdasan buatan AI DeepSeek.

Pengeluaran pemerintah untuk sains dan teknologi akan melebihi 1,2 triliun yuan pada tahun 2025, kata Menteri Keuangan Lan Fo'an, kenaikan 8,3 persen dari anggaran tahun 2024.

Perencana ekonomi utama negara bagian, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC), juga mengumumkan rencana untuk mendirikan “dana panduan modal ventura nasional” untuk mendukung perusahaan teknologi.

"Dana tersebut, yang diharapkan memobilisasi hampir 1 triliun yuan dalam bentuk modal, difokuskan pada teknologi keras," kata Zheng Shanjie, kepala NDRC.

Media pemerintah CCTV menggambarkannya sebagai dana “ tingkat kapal induk ” yang akan menyediakan investasi tahap awal bagi perusahaan rintisan di bidang mutakhir seperti AI, teknologi kuantum, dan penyimpanan energi hidrogen.

1741368447_a4e369c175ff608c3206.jpg

Dukungan Finansial

Selain ini, Tiongkok akan meluncurkan dewan sains dan teknologi di pasar obligasinya, menyediakan lebih banyak dukungan finansial untuk inovasi, kata Pan Gongsheng, gubernur Bank Rakyat Tiongkok.

Bank sentral juga akan memperluas ukuran fasilitas pinjaman ulang yang mendukung perusahaan kecil dan menengah di bidang sains dan teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.