Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Molekul Baru Dapat Cegah Penuaan Kulit dari Paparan Sinar Matahari.

📅 Senin, 03 Mar 2025, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Molekul Baru Dapat Cegah Penuaan Kulit dari Paparan Sinar Matahari. Doc: afp/ Raul ARBOLEDA

Sunburn merupakan penyebab utama penuaan dini pada kulit, dan faktor risiko utama kanker kulit, serta masalah kulit lainnya yang terkait dengan penuaan. Kini, tim peneliti internasional telah membuat terobosan untuk dapat membalikkan atau menunda kerusakan ini untuk pertama kalinya.

1740930049_04fd1a60c129d2602800.jpg

Foto: afp/ ATTA KENARE

Para peneliti menemukan dua molekul baru yang menghasilkan sejumlah kecil gas hidrogen sulfida. Senyawa ini disebut dapat mencegah kulit dari penuaan setelah terpapar sinar ultraviolet yang terdapat dalam sinar matahari.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Matt Whiteman di Fakultas Kedokteran Universitas Exeter, dan Profesor Uraiwan Panich di Fakultas Kedokteran Rumah Sakit Siriraj, Universitas Mahidol, di Thailand. Dalam studi yang dipublikasikan dalam Antioxidant and Redox Signaling, tim tersebut memaparkan sel kulit manusia dewasa dan kulit tikus pada radiasi ultraviolet (UVA).

UVA merupakan bagian dari sinar matahari alami yang merusak kulit yang tidak terlindungi dan dapat menembus jendela, dan bahkan melalui beberapa pakaian. UVA menyebabkan kulit menua sebelum waktunya dengan mengaktifkan enzim pencerna kulit yang disebut kolagenase. Enzim-enzim ini menggerogoti kolagen alami, menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan kendur, sehingga timbul kerutan.

1740930049_56e00a85cfa4a16ca629.jpg

Foto: afp/ ATTA KENARE

UVA juga menembus lebih dalam ke dalam kulit daripada radiasi UV yang menyebabkan kulit terbakar (UVB), dan merusak DNA sel, yang menyebabkan mutasi yang dapat menyebabkan beberapa kanker kulit. Krim tabir surya klasik yang digunakan orang saat liburan menempel di atas kulit dan menyerap radiasi UV, tetapi tidak menembus kulit tempat kerusakan jangka panjang terjadi.

Namun, penelitian tim tersebut membuka jalan bagi cara baru untuk melindungi lapisan kulit yang lebih dalam menggunakan dua senyawa yang ditemukan di Universitas Exeter: AP39 dan AP123. Dalam percobaan, senyawa tersebut tidak melindungi kulit dengan cara yang sama seperti krim tabir surya tradisional dalam mencegah kulit terbakar. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.