Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Bekukan Sementara Izin Angkutan

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 04:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Bekukan Sementara Izin Angkutan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dalam kegiatan retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

BOGOR – Bogor akan memberlakukan sementara pembekuan izin angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) demi membenahi transportasi. “Ini baru mau diusulkan kepada Gubernur Jawa Barat,” tutur Wali Kota Bogor, Dedia A Rachim.

Dedie di sela aktivitasnya menjalani pembekalan kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, mengatakan, usulan tersebut menjawab permintaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang menginginkan Kota Bogor terbebas dari kemacetan.

Menurut Dedie, usulan ini pun pernah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena izin operasional AKDP merupakan kewenangan Pemprov Jabar. “Fakta di lapangan, jumlah angkutan kota dan AKDP semakin tidak terkendali. Ini sering terjadi persinggungan rute yang menyebabkan kemacetan beberapa titik Kota Bogor,” ungkap Dedie.

Dia menambahkan, Pemkot Bogor hingga kini tetap melanjutkan kebijakan penataan angkutan umum melalui program rerouting, konversi, dan reduksi angkot. Langkah tersebut dinilai cukup berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah wilayah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan, program penataan angkot terus dilakukan melalui strategi utama: reduksi, konversi, dan rerouting tadi. Dia menyadari ada kendala terkait AKDP karena kewenangannya di Pemprov.

Maka, dishub kembali mengirim surat ke Provinsi agar bisa bersama-sama menata angkutan AKDP. Selain itu, Marse menambahkan juga akan melakukan evaluasi terhadap titik-titik rawan ­kemacetan.

Dengan langkah ini, diharapkan permasalahan kemacetan dapat semakin teratasi dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar. Pemkot Bogor terus berkomitmen untuk mencari solusi terbaik guna mengurangi kepadatan lalu lintas, baik melalui regulasi, penataan trayek, maupun sinergi dengan pemerintah provinsi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.