Pemulihan Hubungan AS-Russia dan Konflik Ukraina Dirundingkan di Riyadh Tanpa Kyiv
📅 Rabu, 19 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SRussia mengatakan sebelum pertemuan tersebut bahwa Putin dan Trump ingin keluar dari “hubungan abnormal” dan tidak melihat tempat bagi negara-negara Eropa untuk ikut serta dalam meja perundingan.
Negosiator ekonomi Moskow untuk perundingan dengan Washington, Kirill Dmitriev, mengatakan kepada televisi pemerintah pada hari Selasa bahwa ia mengharapkan “kemajuan dalam waktu dekat, dalam dua hingga tiga bulan ke depan”.
“Kami memiliki serangkaian proposal, yang sedang dipikirkan oleh rekan-rekan kami,” kata Dmitriev, kepala Dana Investasi Langsung Russia.
Peskov sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan di Riyadh terutama ditujukan untuk memulihkan seluruh hubungan Russia-Amerika, di samping diskusi tentang “kemungkinan negosiasi mengenai resolusi Ukraina, dan pengorganisasian pertemuan antara kedua presiden.
Sebaiknya Anda baca juga:
Moskow, yang selama bertahun-tahun berupaya mengurangi kehadiran organisasi pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) di Eropa. Russia menyatakan dengan jelas bahwa pihaknya ingin mengadakan pembicaraan bilateral dengan AS mengenai sejumlah besar masalah keamanan yang luas, bukan hanya kemungkinan gencatan senjata Ukraina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!