Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemkomdigi Beri Pelatihan Siswa SD 'Visual Coding' demi Memupuk Talenta Digital

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 21:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemkomdigi Beri Pelatihan Siswa SD 'Visual Coding' demi Memupuk Talenta Digital Doc: ANTARA
Ket. Wamenkomdigi Nezar Patria berinteraksi dengan siswa SD yang menjadi peserta pelatihan visual coding untuk menjadi talenta digital Indonesia di Kantor BPSDM Kementerian Komdigi Yogyakarta, Rabu (19/2/2025).

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital mendukung visi Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dengan memupuk talenta digital sejak dini lewat kegiatan pelatihan siswa-siswa SD menguasai keterampilan visual coding atau koding berbasis visual.

“Ini saya kira memenuhi kebutuhan peningkatan talenta digital kita nantinya. Jadi, sejak SD mereka memang sudah diajarkan, sudah mengenali dan sudah paham bagaimana satu aplikasi digital itu bekerja atau aplikasi komputer itu bisa bekerja,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu (19/2).

Pelatihan talenta digital kepada siswa SD tersebut telah dilakukan Kemkomdigi di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komdigi Yogyakarta, yang melibatkan 50 siswa kelas 5 SD Negeri Pangukan Sleman. Pembelajaran visual coding tersebut dilakukan BPSDM Kementerian Komdigi dengan platform khusus bernama Learning Management System atau aplikasi Scratch.

Menurut Nezar, kegiatan itu menjadi langkah yang baik untuk menghadirkan fondasi ilmu mengenai komputasi bagi para peserta sejak dini sehingga ketika tingkatan sekolah sang anak sudah semakin tinggi, maka pemahamannya akan semakin baik.

“Sasarannya dari kelas 5 SD coding itu diperkenalkan karena ini juga persiapan buat mereka nantinya sejak usia sekolah dasar sudah mendapatkan dasar-dasar (pelatihan coding). Nanti di kelas 6, mereka bisa belajar lagi. Setelah lulus masuk SMP diharapkan kemampuan mereka untuk menyerap dan juga mempraktikkan coding sudah jauh lebih baik,” kata Nezar.

Para siswa SD itu dapat dengan mudah memahami ilmu pemrograman dengan ilustrasi sederhana sehingga edukasi yang diberikan dapat diterima dengan cepat.

Nezar menekankan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keterampilan digital selaras dengan perkembangan teknologi yang cepat dan dinamis. Menurut dia, saat ini ketimpangan pengetahuan dan keterampilan digital dalam masyarakat Indonesia membutuhkan langkah penanganan yang tepat sehingga celah yang ada bisa diperkecil.

“Hal ini juga yang diidentifikasi oleh UNESCO, ketika mereka melakukan semacam survei untuk melihat kesiapan Indonesia mengadopsi teknologi terbaru atau yang kita sebut sebagai teknologi berkembang terutama artificial intelligence (AI),” kata dia menjelaskan.

Mengacu pada hasil Readiness Assessment Methodology Artificial Intelligence (RAM AI) atau pengukuran kesiapan adopsi AI dari UNESCO untuk Indonesia, Nezar mengungkap ada tiga faktor yang perlu ditindakanjuti agar Indonesia siap dalam menghadapi era teknologi AI.

Tiga hal itu adalah kesenjangan digital, infrastruktur digital dan bidang riset serta pengembangan AI. Ketiga hal itu menjadi catatan bagi pemerintah Indonesia tangani secara sistematis sehingga peluang dari industri AI untuk Indonesia bisa dicapai sesuai banyak proyeksi dari laporan-laporan perusahaan riset global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

54 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.