Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Roma Ingin Akhiri Rekor Buruk

📅 Kamis, 13 Feb 2025, 06:32 WIB | Oleh:
AS Roma Ingin Akhiri Rekor Buruk Doc: AFP
Ket. mengontrol bola I Bek AS Roma, Jose Tasende mengontrol bola pada pertandingan Liga Eropa EUFA antara Roma versus Eintracht Frankfurt di Stadion Olimpiade, Roma, beberapa waktu lalu.

PORTO - Porto dan AS Roma akan saling berhadapan dalam laga leg pertama babak playoff Liga Eropa, Jumat (14/2), memperebutkan satu tempat di babak 16 besar.

Giallorossi bertandang ke Estadio do Dragão dengan catatan buruk dalam pertemuan sebelumnya melawan Porto. Roma kalah dalam tiga laga sebelumnya.

Pemenang laga akan menghadapi Athletic Bilbao atau rival sekota Roma, Lazio, di babak berikutnya.Porto nyaris tersingkir lebih awal, tetapi akhirnya lolos ke babak playoff sebagai salah satu dari 16 tim yang finis di peringkat 9 hingga 24 dalam klasemen akhir fase liga Liga Eropa.

Kemenangan tipis 1-0 atas Maccabi Tel Aviv di laga terakhir terbukti sangat krusial, karena hasil imbang saja bisa membuat mereka tersingkir oleh sesama klub ­Portugal, Braga.

Pelatih Martín Anselmi yang baru saja didatangkan dari klub Meksiko, Cruz Azul, langsung membawa tim asuhannya meraih kemenangan di laga debutnya. Porto bangkit setelah mengalami kekalahan menyakitkan di kandang dari Olympiakos.

Namun, di liga domestik, Porto belum menunjukkan performa yang meyakinkan. Mereka hanya bermain imbang 2-2 melawan Rio Ave sebelum bertemu Sporting Lisbon akhir pekan lalu. Dalam laga tersebut, gol dramatis Danny Namaso di menit ke-94 menyelamatkan Porto dari kekalahan dan memperpanjang catatan tak terkalahkan melawan Sporting di Dragão selama sembilan tahun.

Saat ini, Porto tertahan di posisi ketiga klasemen liga dengan selisih poin yang cukup jauh dari puncak, serta sudah tersingkir dari dua kompetisi domestik. Mereka juga tengah menjalani periode buruk, gagal menang dalam lima pertandingan liga berturut-turut.

Dalam sejarah kompetisi Eropa, Porto memiliki catatan buruk di babak sistem gugur. Dari 25 pertandingan terakhir di babak knockout, mereka hanya menang lima kali dan kalah 16 kali. Meski demikian, empat dari lima kemenangan tersebut terjadi di kandang, yang menjadi modal penting menghadapi Roma.

Di sisi lain, sejarah justru berpihak kepada Porto dalam pertemuan melawan Roma. Mereka selalu menyingkirkan Giallorossi dalam tiga pertemuan sebelumnya, di Piala Winners 1981-1982, kualifikasi Liga Champions 2016-2017, dan babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. ben/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.