Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ombak Laut Setinggi 4 Meter Sebabkan Distribusi BBM ke Rote-Sabu Terlambat

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ombak Laut Setinggi 4 Meter Sebabkan Distribusi BBM ke Rote-Sabu Terlambat Doc: ANTARA
Ket. Gelombang tinggi di perairan Kupang.

KUPANG– PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus), menyatakan terhambatnya penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao, NTT, akibat cuaca ekstrem yang menimbulkan ombak laut setinggi 2,5 sampai 4,0 meter di wilayah perairan itu.

Area Manager Comm, Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dihubungi dari Kupang, Selasa malam, mengatakan bahwa estimasi penundaan penyaluran BBM ke dua kabupaten pulau terluar itu diperkirakan sampai dengan Kamis (13/2) pekan ini.

“Kendala penyaluran itu merespons adanya surat imbauan dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Nomor: UM.006/119/KSOP.Kpg-2025 tentang Peringatan Dini terhadap Gelombang Tinggi dari BMKG,” katanya.

Dia mengatakan bahwa kapal yang membawa BBM juga dilarang berlayar oleh pihak Syahbandar karena tingginya gelombang di wilayah perairan NTT.

Selain berpatokan pada surat imbauan dari Kemenhub, pihaknya juga berpatokan pada peringatan dini dari Stasiun Meteorologi Maritim Tenau tentang Informasi Tinggi Gelombang No. e.B/ME.01.02/047/KTUG/II/2025.
?
Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM di dua
kabupaten yang berada di wilayah perbatasan Indonesia Australia dan Indonesia Timor Leste itu, Pertamina Patra Niaga sudah mengantisipasinya dengan menginstruksikan pada pihak SPBU di dua wilayah tersebut.

Pengelola SPBU diimbau agar mengutamakan penyaluran langsung ke konsumen dengan membatasi pembelian sesuai ketentuan Pemerintah Daerah Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Ahad juga menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memonitoring dan berkoordinasi dengan pihak terkait dan juga melakukan persiapan untuk pengiriman apabila keadaan cuaca sudah dinyatakan aman oleh pihak Syahbandar.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi di sejumlah perairan NTT. Gelombang tinggi itu disebabkan oleh munculnya bibit siklon tropis 96S di sebelah Selatan Nusa Tenggara Timur, di Perairan Barat Australia Barat.

Tinggi gelombang 2,5–4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Sumba bagian Barat, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu Raijua dan perairan Selatan Timor-Rote

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Karya Jurnalistik Terancam ...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.