Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perang Dagang, RI Berisiko Dibanjiri Produk Tiongkok

📅 Senin, 10 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Turut hadir dalam kesempatan yang sama, anggota DEN lainnya, Chatib Basri yang menekankan ketidakpastian kebijakan masih terjadi di AS, mengingat belum semua posisi dalam kabinet pemerintahan Trump terisi.

“Karena ketidakpastian dari kebijakan itu masih terjadi di Amerika Serikat mengingat belum semua pos dari menterinya itu sudah terisi. Jadi ini akan memakan waktu sehingga dinamika itu pasti akan terjadi,” kata Chatib.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, DEN katanya terus memantau perkembangan kebijakan pemerintahan Trump dan dampaknya terhadap Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.