Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Diminta Tambah SMA Negeri di Wilayah Padat Penduduk

📅 Selasa, 04 Feb 2025, 17:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Diminta Tambah SMA Negeri di Wilayah Padat Penduduk Doc: ANTARA
Ket. Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna.

DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat serius mengurus pendidikan tingkat SMA dan SMK negeri, salah satunya menambahkan sekolah baru di wilayah padat penduduk.

"SMA dan SMK negeri dan swasta kewenangan Pemrov Jabar. Kami harap serius dalam mengurus pendidikan di tingkat yang menjadi kewenangannya," kata Ade di Depok, Selasa (4/2).


Pria yang akrab disapa Ades ini menyebutkan, selama pendidikan tingkat SMA dan SMK kewenangan berada di pemerintah Kota Depok, sudah ada 12 sekolah terbangun. Terdiri atas sembilan SMA dan tiga SMK negeri terbangun di Kota Depok.


"Dalam rentang tahun 2017 sejak kewenangan beralih ke provinsi sampai sekarang hanya 2 SMA negeri yang diadakan," jelasnya.

"Itu pun masih menumpang yakni SMA 15 di Kecamatan Cimanggis khususnya yang padat penduduk," kata Ades.

Kondisi kekurangan SMA dan SMK negeri di kota tersebut khususnya di wilayah padat penduduk, Ades mendorong Pemrov Jabar mengalokasikan anggaran pembelian tanah dan pembangunan gedung sekolah.

Selain itu, Ades berharap aspirasi publik ini menjadi komitmen gubernur terpilih dan dikawal ketat oleh anggota DPRD provinsi Jawa Barat, khususnya yang berada di Komisi 5, yakni Ibu Elly Farida Fraksi PKS dan Farabi A Arafiq dari Fraksi Partai Golkar.


"Semoga hal ini membawa kebermanfaatan luas untuk Kota Depok, khususnya di bidang pendidikan," tegas Ades.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.