Pemkab Cirebon Prioritaskan Tangani Dampak Banjir Secara Menyeluruh
Minggu, 02 Feb 2025, 17:50 WIBCIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat berkomitmen untuk memprioritaskan penanganan dampak banjir secara menyeluruh dari wilayah timur hingga barat di daerah itu, khususnya bencana yang terjadi pada Januari 2025.
Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya di Cirebon, Minggu, mengatakan berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk penanganan dampak banjir tersebut, termasuk perbaikan infrastruktur dan normalisasi sungai yang bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.
âKami memastikan penanganan banjir dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga normalisasi sungai di beberapa titik yang menjadi langganan banjir,â katanya.
Ia mengatakan beberapa upaya tadi, misalnya perbaikan fondasi Jembatan Sungai Cipager di Kecamatan Sumber, Cirebon yang sebelumnya sempat terkikis akibat terkena arus banjir bandang.
Kemudian, kata dia, terputusnya akses jalan di Sidamulya yang menghubungkan Buntet Pesantren dengan desa tersebut kini telah selesai diperbaiki dan dapat kembali dilalui oleh warga.
Wahyu menjelaskan di wilayah timur Cirebon, pemkab bersama BBWS Cimanuk-Cisanggarung tengah melakukan normalisasi sungai di area hilir Waled untuk mengurangi risiko banjir.
Menurutnya, normalisasi juga akan dilakukan di wilayah Pangarengan dan Pangenan, dengan pembangunan tanggul guna melindungi lingkungan sekitar dari ancaman banjir.
âNormalisasi sungai juga masih berlangsung di Ambulu dan diperkirakan selesai dalam tujuh hingga 10 hari ke depan. Setelah itu, alat berat akan dialihkan ke Pangarengan dan Pangenan untuk melanjutkan pekerjaan,â ujarnya.
Wahyu menyampaikan untuk wilayah barat, seperti di Gegesik, pemerintah daerah berfokus pada penanganan di wilayah hilir terlebih dahulu dengan dua alat berat telah diterjunkan untuk mempercepat proses pengerjaan.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat untuk perbaikan infrastruktur di Desa Panembahan yang terdampak banjir.
Ia menegaskan Pemkab Cirebon terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan langkah mitigasi banjir berjalan efektif dan berkelanjutan, demi keamanan serta kenyamanan masyarakat.
âKami targetkan sebelum Idul Fitri, seluruh penanganan ini dapat diselesaikan, sehingga dampak banjir dapat diminimalkan. Jika masih terjadi, kami harap tidak sampai signifikan,â ucap dia.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.