Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memanas Persaingan Teknologi Ini, Trump Diminta Pertimbangkan Pembatasan Baru pada Cip Nvidia yang Digunakan DeepSeek

📅 Sabtu, 01 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Memanas Persaingan Teknologi Ini, Trump Diminta Pertimbangkan Pembatasan Baru pada Cip Nvidia yang Digunakan DeepSeek Doc: istimewa
Ket. Amerika Serikat khawatir Tiongkok dapat memanfaatkan AI untuk melancarkan serangan siber yang agresif.

WASHINGTON – Dua anggota Kongres Amerika Serikat, mendesak pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mempertimbangkan pembatasan ekspor cip kecerdasan buatan buatan Nvidia, dengan tuduhan perusahaan AI asal Tiongkok, DeepSeek, mengandalkan cip tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, John Moolenaar dari Partai Republik dan Raja Krishnamoorthi dari Partai Demokrat, yang memimpin Komite Khusus DPR untuk Tiongkok, meminta langkah tersebut sebagai bagian dari tinjauan yang dipimpin oleh Departemen Perdagangan dan Luar Negeri AS yang diperintahkan oleh Trump untuk meneliti sistem pengendalian ekspor AS mengingat perkembangan yang melibatkan musuh strategis.

"Kami meminta agar sebagai bagian dari tinjauan ini, Anda mempertimbangkan potensi manfaat keamanan nasional dengan menempatkan kontrol ekspor pada H20 Nvidia dan cip dengan kecanggihan serupa," tulis mereka dalam surat tertanggal 29 Januari dan ditujukan kepada Penasihat Keamanan Nasional AS, Michael Waltz.

Dalam surat yang dirilis pada Kamis (30/1), mereka menuduh model AI canggih yang baru-baru ini dirilis oleh DeepSeek “memanfaatkan secara luas” cip H20 Nvidia, yang saat ini berada di luar cakupan kontrol ekspor AS.

Surat tersebut merupakan tanda meningkatnya kekhawatiran di Washington tentang kemajuan pesat Tiongkok dalam bidang AI setelah DeepSeek mengatakan asisten AI gratisnya yang diluncurkan minggu lalu menggunakan lebih sedikit data dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan model buatan pemain lama, yang mungkin menandai titik balik dalam tingkat investasi yang dibutuhkan untuk AI.

Serangan Siber

AS khawatir Tiongkok dapat memanfaatkan AI untuk melancarkan serangan siber yang agresif atau bahkan mengembangkan senjata biologis, yang mendorong mantan presiden AS Joe Biden untuk mempelopori serangkaian tindakan yang bertujuan menindak akses Tiongkok ke cip AI dan peralatan yang membuatnya.

Nvidia mengatakan dalam sebuah pernyataan produknya “mematuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah” dan perusahaan tersebut “siap bekerja sama dengan Pemerintah saat menjalankan pendekatannya sendiri terhadap AI”.

Pemerintahan Trump, yang mulai menjabat pada tanggal 20 Januari, sedang mempertimbangkan pembatasan baru pada cip H20, yang dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak AI dan dirancang untuk mematuhi pembatasan AS yang berlaku pada pengiriman ke Tiongkok.

Sebelumnya, pembuat ChatGPT, OpenAI mengatakan perusahaan-perusahaan Tongkok secara aktif berupaya untuk meniru model AI canggihnya, mendorong peningkatan langkah-langkah keamanan dan kerja sama yang lebih erat dengan otoritas Amerika Serikat.

Dikutip dari The Hindu, pernyataan OpenAI muncul setelah perusahaan rintisan Tongkok, DeepSeek memicu kepanikan di Wall Street minggu ini dengan chatbot canggihnya yang dikembangkan dengan biaya jauh lebih murah dibandingkan pesaingnya di AS.

Kinerja DeepSeek telah memicu gelombang tuduhan bahwa ia telah merekayasa ulang kemampuan teknologi terkemuka AS, seperti AI yang mendukung ChatGPT.

OpenAI mengatakan para pesaingnya menggunakan proses yang dikenal sebagai distilasi di mana pengembang yang menciptakan model yang lebih kecil belajar dari model yang lebih besar dengan cara meniru perilaku dan pola pengambilan keputusan mereka, mirip seperti seorang siswa yang belajar dari seorang guru.

"Kami tahu perusahaan-perusahaan berbasis [Tiongkok] — dan lainnya — terus-menerus mencoba meniru model perusahaan-perusahaan AI terkemuka AS," kata juru bicara OpenAI, menyoroti ketegangan atas perlindungan kekayaan intelektual AI antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.