Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dokter hewan: Vaksinasi perkecil peluang sapi tertular PMK

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Dokter hewan: Vaksinasi perkecil peluang sapi tertular PMK Doc: ANTARA/Apriliansyah
Ket. Tim kesehatan hewan DKPP Belitung melakukan vaksin PMK pada sapi, Jumat (31/1).

Tanjung Pandan, 31/1 - Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, drh. Riona Desti mengatakan vaksinasi yang diberikan kepada hewan ternak sapi mampu memperkecil peluang tertular wabah Penyakit Mulut Kuku (PMK).

"Vaksinasi yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan dari serangan wabah PMK," katanya di Tanjungpandan, Jumat.

Menurut dia, hewan ternak sapi yang telah divaksin memiliki peluang kecil untuk tertular wabah PMK.

"Penyebab awal terserang wabah PMK adalah karena penyebaran virus maka vaksinasi bertujuan untuk memperkuat imunitas hewan dari serangan virus," ujarnya.

Ia mengatakan, wabah PMK menyerang hewan ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, babi, dan kambing.

"Ciri-ciri hewan yang terserang PMK adalah mulutnya ada luka atau dari hidung keluar liur, jadi ciri-ciri spesifiknya itu," katanya.

Disampaikan, untuk terbebas dari wabah PMK memang membutuhkan jangka waktu yang panjang dan salah satunya adalah melalui vaksinasi.

"Jadi kalau memang ada hewan yang terserang PMK kami berikan pengobatan suportif, kalau ada luka kami obati luka tersebut" ujarnya.

Dia menjelaskan, meskipun demikian tingkat kematian hewan ternak yang terserang wabah PMK kecil, namun tingkat kesakitannya tinggi.

"Yang ditakutkan PMK adalah tingkat kerugian ekonomi, hewan yang kena PMK bisa sembuh cuma prosesnya lama, kondisi untuk gemuk susah, jadi faktor kerugian ekonominya tinggi," katanya.

Kemudian yang terpenting, lanjut dia, masyarakat harus mengetahui bahwa PMK tidak menular ke manusia.

"Jadi jangan panik sebab PMK tidak menular ke manusia," ujarnya.

Menurutnya, selain pemberian vaksin, cara atau langkah untuk mencegah PMK dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang.

"Kemudian juga mengawasi hewan ternak yang masuk dari luar daerah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.