Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Awal 2025, Pelaku Industri Masih Berhati-hati dalam Produksi, Taktik atau Keterbatasan?

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Awal 2025, Pelaku Industri Masih Berhati-hati dalam Produksi, Taktik atau Keterbatasan? Doc: antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan bahwa kenaikan PPN 12 persen diterapkan hanya untuk barang-barang mewah

JAKARTA – Industri manufaktur pada awal tahun ini masih tertekan karena adanya pengurangan produksi akibat dampak rencana kenaikan PPN 12 persen oleh pemerintah. Penurunan produksi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan angka pengangguran sehingga berdampak pada pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Meski Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan bahwa kenaikan PPN 12 persen diterapkan hanya untuk barang-barang mewah, namun pelaku industri telah mempersiapkan diri untuk meningkatkan produksi barang sebagai stok di gudang sebelum tahun 2025 sebagai antisipasi kenaikan PPN 12 persen tahun lalu.

“Industri pada Januari 2025 sedikit mengerem laju produksi. Mengapa sedikit mengerem? Itu disebabkan karena masih banyak stok produk di gudang. Persediaannya masih banyak. Lalu kenapa stok di gudang masih banyak pada Januari? Karena industri meningkatkan produksinya pada November dan Desember 2024 untuk mengantisipasi kenaikan PPN 12 persen,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, Kamis (30/1).

Pengurangan produksi awal tahun ini yang diakibatkan ketersediaan stok barang dan belum terserap optimal di pasar, akhirnya membuat pelaku industri menahan produksinya. Kemenperin dalam rilis IKI Januari 2025 mencatat persediaan tetap dalam posisi ekspansi sebesar 53,58 meski turun 1 poin dibandingkan Desember 2024 (mtm).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Oman Tolak Penerapan Tol Kapal di Selat Hormuz

18 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Oman Tolak Penerapan Tol Ka...
Nasional
Dikaji, DPR Minta MUI Serah...
Daerah
Gapoktan di Kota Banjarbaru...

Bom Paket Guncang Monako, Miliarder Ukraina Jadi Korban

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Bom Paket Guncang Monako, M...
  • Kemanusiaan Lintas Benua: Tiongkok Kucurkan 100 Juta Yuan untuk Korban Gempa Venezuela
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
    Berikut ini Cara Aktivasi QLola BRI Panduan Aktifkan ...
  • Gapoktan di Kota Banjarbaru Rayakan Panen Padi
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( QLola Bri ...
    QLola by BRI..628 2178 50 9155... Sedih ya, teman-teman... ...
  • Macron dan Sultan Oman Sepakat Gandeng Tangan Demi Perdamaian di Timur Tengah
    Preview komentar:
    Token QLola Bri 62821 78 50 91 55... Sedih ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.