Belanja Negara Harus Lebih Menyasar Sektor Produktif
📅 Kamis, 30 Jan 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiBelanja pegawai pun melonjak menjadi 521,4 triliun rupiah karena bertambahnya jumlah kementerian dan pegawai, sehingga ruang fiskal semakin sempit, dan makin membatasi stimulus bagi sektor swasta dan usaha kecil.
“Efisiensi anggaran seharusnya dilakukan dengan meninjau efektivitas program populis. Pemerintah perlu memastikan bahwa alokasi dana benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi, bukan hanya membebani APBN,” katanya.
Jika kebijakan populis terus berjalan tanpa perhitungan matang, beban pajak dan fiskal akan semakin berat. Pemerintah perlu menyeimbangkan kepentingan ekonomi agar tidak hanya menguntungkan satu kelompok, tetapi juga memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!