Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Ide Irwan Hidayat untuk Kembangkan Kawasan China Town Semarang

📅 Selasa, 28 Jan 2025, 19:52 WIB | Oleh:
Ini Ide Irwan Hidayat untuk Kembangkan Kawasan China Town Semarang Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat dan Wali Kota Semarang Terpilih Agustina Wilujeng saat penutupan Pasar Semawis di kampung Pecinan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/1).

SEMARANG – Kawasan Pecinan atau China Town Kota Semarang perlu dikembangkan lagi, agar dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik.

Revitalisasi kawasan ini, tidak memerlukan biaya besar atau proyek muluk-muluk, melainkan fokus pada hal sederhana yakni kebersihan, kerapian dan partisipasi warga.

Hal itu dikatakan Direktur PT Sido Muncul Tbk saat mengungkapkan ide menariknya, terkait pengembangan kawasan Pecinan atau China Town, usai penutupan Pasar Imlek Semawis 2025 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/1) malam.

Menurutnya, hal yang paling penting agar bisa menjadi destinasi wisata yakni kebersihan, kerapian dan partisipasi masyarakat itu sendiri.

"Hal yang penting adalah menjaga kebersihan. Kalau tempat ini bersih, semua orang pasti suka. Enggak usah muluk-muluk. Bangunan di sini sudah bagus, tinggal dirawat. Pemerintah cukup betulin jalan, pasang lampu dan pastikan warganya sadar kebersihan,” ujarnya.

Kawasan China Town di dunia biasanya memiliki daya tarik khusus yang membuatnya menjadi tujuan wisata.

Namun, yang disayangkan adalah kondisi di Kota Semarang saat ini, kurang maksimal karena kurangnya perhatian pada kebersihan dan kesadaran bersama.

“Tempat ini bukan kawasan orang tak mampu, jadi sebenarnya mudah kalau semua sadar. Kalau Pemkot serius masuk, bersih-bersih, dan mengedukasi warga, kawasan ini bisa jadi luar biasa,” ungkap dia.

Selain itu, penyuka  olah raga tenis ini juga menyoroti, pentingnya peran pedagang dan warga dalam menjaga ketertiban.

Pihaknya mengusulkan agar pemerintah, melibatkan Satpol PP untuk membantu menertibkan pedagang dan memastikan kebersihan kawasan.

“Coba kalau semua tertib dan bersih, orang pasti datang. China Town ini bisa jadi tempat orang berduit untuk nongkrong, belanja, dan menikmati suasana. Sayang kalau dibiarkan kotor begitu saja,” katanya.

Salah satu ide lainnya, yang sederhana dan efektif, adalah memasang lampu LED di area tersebut untuk memberikan kesan terang dan aman di malam hari.

“Enggak perlu revitalisasi besar-besaran, cukup pasang lampu saja sudah banyak perubahan. Orang akan lebih nyaman jalan-jalan di sini kalau suasananya bersih dan terang,” ujar Irwan.

Selain itu, dia mengajak warga dan pemerintah untuk bersama-sama menciptakan perubahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.