Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BUMD Komit Bantu PAD Pemkab Bekasi

📅 Senin, 20 Jan 2025, 03:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BUMD Komit Bantu PAD Pemkab Bekasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Direktur Utama PT BBWM (Perseroda) Prananto Sukodjatmoko saat menyerahkan bantuan unit gerobak dagang secara simbolis kepada pelaku UMKM melalui program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan tahun 2024.

BEKASI – Meski kondisi ekonomi dunia tengah berat dan berdampak pada perusahaan, badan usaha milik daerah (BUMD) PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) tetap berkomitmen untuk memberikan kontribusi secara berkelanjutan terhadap pembangunan Kabupaten Bekasi. Saat ini BBWM memasuki usiake- 22.

Sejak berdiri 30 Desember 2002 berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 6 tahun 2002 tentang pembentukan BUMD, perusahaan ini terus berinovasi agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Di tengah kondisi penurunan pasokan bahan baku migas yang berdampak pada omzet perusahaan, kami harus selalu adaptif dan inovatif, mencari solusi atas situasi,” kata Direktur Utama BBWM (Perseroda) Prananto Sukodjatmoko di Cikarang, Sabtu.

Dia menyatakan adaptasi dan inovasi dilakukan melalui perluasan lini usaha ­perusahaan.

Semula perusahaan hanya bergerak di bidang energi, minyak dan gas bumi, kini merambah sektor infrastruktur, industri, perdagangan hingga jasa.

“Hal ini tidak terlepas dari upaya menjaga komitmen agar BBWM tetap dapat ­memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.

Prananto menyebutkan usia 22 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus motivasi untuk melangkah lebih baik. Ia pun percaya dengan semangat dedikasi, kreativitas dan kerja keras, perusahaan akan mampu beradaptasi di berbagai situasi sekaligus menciptakan solusi.

Bentuk adaptasi perusahaan dibuktikan dengan diversifikasi usaha agar sumber pendapatan perusahaan tidak hanya berasal dari lini bisnis eksisting saja, melainkan juga dari usaha lain.

Perusahaan kini tengah mengembangkan usaha produksi oksigen medis untuk memasok kebutuhan sejumlah fasilitas kesehatan maupun masyarakat di cakupan wilayah Bekasi dan sekitar. Usaha ini diawali dengan pembangunan gedung pengisian oksigen yang telah selesai dibangun pada Bulan November 2024 serta didukung pemberian hibah tabung dan fasilitas penunjang dari perusahaan penanaman modal asing kepada pemerintah daerah yang diserahkan kepada BBWM.

Prananto berharap usaha ini mampu menjadi solusi perusahaan. Selain itu, juga mendatangkan kontribusi bagi pemkab melalui tambahan pendapatan asli daerah. Di sisi lain membantu melanjutkan komitmen meningkatkan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan untuk warga.

BBWM sepanjang tahun 2024 telah melaksanakan program-program TJSL mencakup dua kegiatan pembangunan unit rumah tidak layak huni. Kemudian, santunan anak yatim, bantuan torenair korban bencana kekeringan hingga bantuan gerobak dagang bagi pelaku UMKM.

Kemudian penyediaan sambungan internet gratis, pelatihan komputer, dua kali pemberian bantuan penanggulangan gizi buruk atau stunting, dan bersih-bersih lingkungan. Ada juga perbaikan infrastruktur lingkungan serta penghijauan melalui kegiatan penanaman pohon.

“Program TJSL atau yang lebih dikenal dengan CSR akan terus disalurkan. Ini sudah menjadi kewajiban perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan lingkungan,” jelas Prananto Sukodjatmoko. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.