Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kaltim Siapkan Penyuluh Pertanian Kelola Lahan Bekas Tambang

📅 Minggu, 19 Jan 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltim Siapkan Penyuluh Pertanian Kelola Lahan Bekas Tambang Doc: ANTARA
Ket. Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik.

SAMARINDA– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) siap memaksimalkan peran kelompok penyuluh pertanian di daerah untuk mengelola lahan bekas tambang batu bara menjadi lahan bermanfaat untuk ketahanan pangan.

Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, di Samarinda, Minggu (19/1), mengatakan banyaknya lahan eks pertambangan batu bara di Kaltim, membuat Pemprov Kaltim berpikir keras untuk dapat dikelola dengan tepat dan memiliki nilai tambah serta bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami akan memberikan dukungan kepada para petani atau penyuluh pertanian. Asalkan para kelompok tani mampu berlari kencang. Artinya, hanya petani atau penyuluh pertanian yang kreatif dan mau kerja keras saja dibantu," kata Akmal Malik.

Menurut Akmal, kenapa dirinya bersama Pemprov Kaltim menyiapkan para petani yang mampu berlari kencang. Karena hingga saat ini, Pemprov Kaltim sedang menyiapkan program pengelolaan eks pertambangan batu bara menjadi lahan kawasan pertanian.

"Maksud dan tujuan saya, para penyuluh pertanian mampu mengembangkan lahan eks pertambangan batu bara. Dengan harapan mampu mendukung ketahanan pangan di Kaltim," kata Akmal Malik.

"Hasil dari itu, tentu pemerintah daerah siap memberikan dukungan atau insentif kepada penyuluh pertanian yang sukses mengembangkan lahan eks tambang," ujarnya lagi.

Menurut Akmal, program pemberian insentif tersebut akan dikoordinir Dinas ESDM Kaltim dengan didukung beberapa perangkat daerah terkait, mulai Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.

"Jadi, tim akan dibentuk untuk mengelola pengembangan ketahanan pangan di Kaltim melalui pemanfaatan lahan eks tambang batu bara. Artinya, siapa melaksanakan apa dan siapa yang mengeksekusi," katanya pula.

Karena itu, Pemprov Kaltim akan memetakan berapa kelompok-kelompok penyuluh pertanian di Kaltim. Sebab, lahan eks tambang yang akan dikelola tersebar di delapan kabupaten dan kota se-Kaltim.

"Prinsipnya, mereka yang diberikan bantuan, yaitu kelompok penyuluh pertanian yang betul-betul sukses mengelola lahan eks tambang, baik untuk budi daya pertanian, peternakan maupun perikanan," ujarnya lagi.

Akmal memberikan contoh dengan lima hingga 10 lubang bekas tambang dikelola menjadi kolam ikan. Kemudian, lahan itu bisa menghasilkan sekian kilogram bahkan ton ikan, tentu hasilnya bisa dirasakan masyarakat.

Karena itu, Akmal meminta seluruh kelompok penyuluh pertanian bisa semangat mengelola lahan bekas tambang batu bara tersebut, sehingga bisa berguna untuk kelangsungan hidup masyarakat ke depannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.