Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kaltim Gandeng Perusahaan untuk Mengolah Bekas Tambang Jadi Lahan Pertanian

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltim Gandeng Perusahaan untuk Mengolah Bekas Tambang Jadi Lahan Pertanian Doc: Antara/Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik pada rapat koordinasi bersama Direktur PT IMM Era Tjahya Saputra di Balikpapan.

Balikpapan - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk memaksimalkan lahan bekas galian tambang batu bara menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomis.

"Kami sedang menjajaki kerja sama dengan PT Indominco Mandiri (IMM) yang berlokasi di Kutai Timur," jelas Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik di Balikpapan, Kamis.

Akmal Malik menjelaskan tujuan kerja sama dilakukan untuk pengembangan ketahanan pangan atau pertanian dalam arti luas dengan memanfaatkan lahan eks pertambangan batu bara di PT IMM.

Gayung bersambut, manajemen PT IMM siap menerima kerja sama tersebut. Hanya saja, bagaimana untuk mendukung regulasi tersebut diharapkan dapat dibantu oleh Pemerintah Daerah.

"Alhamdulillah PT IMM setuju ada kerja sama ini. Selanjutnya, karena ini adalah lahan konsesi. Maka, kita, Pemprov Kaltim akan membuat surat untuk memohon izin ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI agar bisa melakukan program ketahanan pangan di eks tambang," kata dia usai rapat koordinasi bersama Direktur PT IMM Era Tjahya Saputra.

Dari keputusan itu, Akmal meyakini program tersebut akan berjalan cepat, sehingga dapat menjadi percontohan di Indonesia. Karena, program ini baru dimulai di Kaltim.

Sebab, selama ini KLHK cenderung memberikan izin untuk kehutanan dan pertambangan saja. Karena itu, kenapa kondisi tersebut tidak dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.

"Kenapa kita tidak bisa melakukan ini. Toh, lahan-lahan eks tambang itu bisa ditanami untuk lahan pertanian," jelasnya.

"Jadi, untuk mendukung itu. Kita akan ikuti prosedur. Ikuti aturan yang ada. Memang, PT IMM hanya diberikan izin untuk pertambangan, maka kita akan minta izin lagi untuk pemanfaatan lahan eks tambang sebagai program ketahanan pangan," tegasnya.

Menurut Akmal, untuk awal, lahan yang akan dibutuhkan rencana kurang lebih 100 hektar dengan tanaman jagung. Dengan begitu, program ini akan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Benua Etam Kaltim.

Selanjutnya, ketika izin sudah diterbitkan oleh KLHK RI, maka Pemprov Kaltim bersama PT IMM akan bekerjasama dengan petani milenial di Kaltim untuk melaksanakan ini.

"Saya sangat optimis program ini akan sukses. Kita sudah pernah melakukannya untuk pengembangan air bersih atau SPAM dari lahan tersebut. Melihat kondisi ini, kita yakin ada ruang untuk pengembangan ketahanan pangan," jelas Akmal Malik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.