Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengurus Gedung Apartemen yang Nekad Bertahan di Tengah Malapetaka Kebakaran di Los Angeles

📅 Sabtu, 18 Jan 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengurus Gedung Apartemen yang Nekad Bertahan di Tengah Malapetaka Kebakaran di Los Angeles Doc: AFP/Patrick T Fallon
Ket. Pengurus apartemen bernama Jeff Ridgway (kiri) berbincang dengan sejumlah petugas kepolisian Los Angeles yang memeriksa keadaan usai kebakaran hebat melanda kawasan Pacific Palisades di Los Angeles, California, AS, pada Senin (13/1) lalu.

Di antara puing-puing bangunan di kawasan Pacific Palisades yang hangus, Jeff Ridgway mengajak anjingnya yang bernama Abby berjalan-jalan seolah tidak terjadi apa-apa. Tidak seperti puluhan ribu orang yang mengungsi akibat kebakaran hutan, pengurus gedung apartemen ini menolak untuk mengungsi.

Ridgway memilih untuk bertahan di tempat tinggalnya yang berada di lingkungan kelas atas Los Angeles ini selama sepekan untuk mempertahankan keutuhan gedung apartemennya dengan selang taman dan ember berisi air.

"Itu bagai sebuah perang," kata pria California berusia 67 tahun itu kepada AFP, sambil menunjuk ke pohon eukaliptus yang menghitam penuh jelaga setelah ia berupaya mencegahnya agar tidak terbakar, tepat di depan gedung apartemen tempat ia tinggal dan bekerja.

"Tetapi saya amat nekad. Saya seperti berkata: Saya tidak akan dikalahkan olehmu. Maaf, ini tidak boleh terjadi,”.

Setelah hampir 35 tahun tinggal di kompleks apartemen ini, Ridgway bertekad untuk menyelamatkan 18 unit apartemen yang diurusnya dari kebakaran hebat. Ketika kota kehabisan air untuk disemprot, ia terpaksa mengambil air dalam ember dari kolam renang.

"Saya merasa punya tanggung jawab tertentu, baik terhadap rumah dan barang-barang saya, tetapi juga terhadap barang-barang mereka," katanya, merujuk pada para penyewa gedung apartemennya.

Beberapa kebakaran terus terjadi di Los Angeles, di mana sedikitnya 24 orang tewas. Di kawasan Pacific Palisades dan di seluruh kota di Altadena, blokade jalan oleh polisi dan militer telah menutup wilayah yang paling parah terkena dampak, bahkan dari penduduk yang mencoba kembali.

Namun memilih Ridgway tidak pernah pergi dan tidak ingin berakhir di kamar hotel atau tempat penampungan. Jadi dia tetap bertahan di apartemennya, meskipun menyaksikan pemandangan sunyi di luar jendelanya.

Para penyewa apartemen, yang akhirnya pergi, telah mengiriminya bekal air minum kemasan dan makanan, melalui seorang petugas polisi yang baik hati. Aneka jeruk keprok, tomat, dan perlengkapan lainnya cukup untuk ia bertahan setidaknya selama dua pekan. Dia bahkan menerima kaus kaki baru dan dendeng ayam untuk anjingnya.

"Dia sangat senang dengan makanannya sekarang. Dan jika dia senang, maka saya pun cukup senang," kata Ridgway sambil tersenyum penuh kasih sayang pada anjing spanielnya.

Tanpa listrik, dia telah mengenakan pakaian yang sama, atasan wol dan celana jinsnya penuh jelaga, selama berhari-hari. "Aku perlu mandi," ucap Ridgway. "Dia juga perlu mandi," kata dia, mengacu pada anjingnya yang setia. "Saya mulai memanggilnya Smudge, karena dia sudah amat kotor."

Beruntungnya, Ridgway tidak asing dengan kondisi-kondisi darurat karena ia pernah mengalami beberapa perjalanan berkemah yang sulit dan melelahkan ke Taman Nasional Yosemite yang terpencil.

Bagaikan “Shangri-la”

Bagi Ridgway, kawasan Pacific Palisades amat memikat hati mantan penjual buku ini bertahun-tahun lalu. Baginya, perbukitan yang menghadap Samudra Pasifik ini bukan sekadar tempat singgah bagi warga selebriti seperti Anthony Hopkins semata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.