Wakil Ketua MPR Sebut Retret Kepala Daerah untuk Samakan Persepsi Capai Indonesia Emas 2045
Kamis, 16 Jan 2025, 01:35 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai rencana retret kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 menjadi ajang menyamakan persepsi, langkah, dan kecepatan antara pemerintah pusat dengan kepala daerah dalam mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
Sebab apabila kepala daerah dengan pemerintah pusat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto tidak kompak maka Indonesia berpotensi gagal dalam memanfaatkan bonus demografi.
âDalam hal ini saya kira penyamaan persepsi, langkah, dan kecepatan âberlari bersamaâ antara Pak Prabowo dan para kepala daerah itu penting sehingga retret ini saya anggap sangat strategis sebagai persiapan menuju Indonesia Emas 2045,â kata Eddy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (15/1).
Untuk itu, dia memandang penting rencana retret kepala daerah sebagai momentum konsolidasi pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan pembangunan keduanya sinergis.
Hal tersebut, lanjut dia, diperlukan mengingat para kepala daerah berasal dari beragam latar belakang partai politik yang berbeda-beda. âKebijakan pembangunan di pusat, provinsi hingga kabupaten/kota harus seiring sejalan dan saling sinergis. Kita ingat bahwa when politic ends, administration begins. Pilpres dan pilkada sudah selesai dan retret adalah memastikan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok dan apalagi kepentingan pribadi,â tuturnya.
Dia juga memandang dukungan dari semua pihak, baik pemerintah daerah dan pusat, dibutuhkan untuk dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
âPresiden Prabowo dalam berbagai kesempatan juga sudah sampaikan untuk senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat. Pesan ini harus sampai kepada seluruh kepala daerah tanpa kecuali,â kata dia.
Sebelumnya, Jumat (10/1), Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan rencana para kepala daerah menjalani retret usai dilantik seperti pernah dilakukan Kabinet Merah Putih (KMP) untuk melakukan sinkronisasi dengan pemerintah pusat.
âPerlu ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dan juga keinginan Bapak Presiden bahwa seluruh kepala daerah itu akan dikumpulkan seperti dulu para menteri, wakil menteri dan kepala badan dikumpulkan di Magelang, supaya kami memiliki perspektif yang sama,â kata Yusril saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Meski begitu, Yusril mengatakan belum ada pembahasan apakah retret tersebut akan dilaksanakan di lokasi yang sama atau tidak dengan lokasi KMP menguatkan koordinasi, yaitu di Bukit Tidar, Magelang, Jawa Tengah.
- Retret
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkab Batang Respons Cepat Arahan Kemendagri usai Aksi Massa
-
Biar Tetap Jadi Tujuan Investasi, RI Semestinya Tak Gabung BRICS
-
Final Four Livoli Divisi Utama 2025: TNI AU Electric Buka Persaingan Lolos ke Grand Final, Usai Kalahkan Indomaret
-
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers yang Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
-
Sebelum Dilantik, 481 Kepala Daerah Terpilih Latihan Baris Berbaris di Monas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.