Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Pendapat Berbeda Terkait Legalitas Pagar Pesisir Bekasi

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 03:05 WIB | Oleh:

Lebih jauh disampaikan, usai kesepakatan, kemudian merealisasikan. DKP Jabar memiliki visi untuk penataan kawasan pelabuhan. Sedangkan pihak swasta untuk tujuan bisnis. Ini diharapkan bisa berjalan berdampingan.?

Ahman menilai alur tersebut penting untuk memudahkan akses keluar masuk nelayan dari laut lepas menuju pangkalan pendaratan untuk bongkar hasil tangkapan. Kemudian di bagian darat akan dibangun tempat pelelangan ikan (TPI). Kawasan utara Kabupaten Bekasi ini diproyeksikan menjadi area industri perikanan.

Kerja sama proyek ini sendiri direncanakan berlangsung hingga tahun 2028 atau selama lima tahun terhitung sejak penandatanganan kerja sama antara Jawa Barat dan swasta Juni 2023. “Kami ditugaskan sebagai unit pelaksana teknis. Kami berharap pelabuhan bisa rampung sesuai dengan masa kontrak lima tahun pekerjaan,” katanya?

Ahman juga menyebutkan konsep pembangunan pelabuhan perikanan memiliki fasilitas pokok. Ini terdiri atas alur pelabuhan atau akses keluar masuk perahu nelayan. Di sini dilengkapi dermaga, kolam labuh, hingga mercusuar.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi asal daerah pemilihan (dapil) V meliputi Kecamatan Babelan, Muaragembong dan Tarumajaya, Marjaya Sargan, memastikan pagar laut utara Bekasi berbeda dengan Tangerang. “Pagar laut Bekasi legal untuk Pelabuhan pangkalan pendaratan ikan. Ini resmi. Sedang di Tanggerang ilegal. Jadi berbeda,” jelas Marjaya katanya. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.