Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bagaimana Perubahan Iklim Dapat Memicu Gempa Bumi?

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bagaimana Perubahan Iklim  Dapat Memicu Gempa Bumi? Doc: afp/ Amanuel Sileshi

Sepertinya tidak masuk akal perubahan iklim dapat memengaruhi aktivitas seismik. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Setiap tahun, puluhan gempa bumi besar terjadi di seluruh dunia. Peristiwa ini dapat menyebabkan kematian ratusan ribu orang. Pada 2010 misalnya menyebabkan 226.000 kematian dan 2004 227.000 meninggal dunia.

1736781698_13f55bf4103f11ecdcc2.jpg

Foto: afp/ Amanuel Sileshi

Gempa bumi dipicu oleh pergeseran tiba-tiba di sepanjang patahan yang dikenal sebagai rekahan di kerak bumi, yaitu beberapa kilometer pertama di bawah kaki kita. Pergeseran ini terjadi ketika tekanan pada patahan melebihi ambang batas retakan, terutama karena pergerakan lempeng tektonik.

Pegunungan Sangre De Cristo di Colorado Selatan, Amerika Serikat muncul tiba-tiba dari hamparan datar Lembah San Luis. Sistem patahan yang menjadi nama pegunungan ini membentuk transisi geografis yang mengesankan ini selama jutaan tahun dan terkadang mengguncang daerah tersebut saat ini.

Sedangkan sebuah studi baru menunjukkan bahwa mencairnya gletser Alpen ribuan tahun yang lalu mungkin juga telah meningkatkan frekuensi gempa di daerah ini. Hal ini karena terjadinya pengurangan tekanan pada patahan yang ada.

Sepertinya terdengar tidak masuk akal mengaitkan iklim atmosfer dan permukaan Bumi dengan pergerakan lempeng yang berada bermil-mil jauhnya di dalam massa planet ini. Namun, studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Geology ini menawarkan bukti langka tentang bagaimana suhu yang menghangat seperti yang terjadi saat ini dapat benar-benar memicu aktivitas patahan.

Karena suhu terus meningkat, para peneliti memperingatkan bahwa daerah lain yang tertutup gletser dan rawan gempa dapat menghadapi risiko serupa. Di wilayah gletser yang mencair akan terjadi perubahan siklon hidrologi di atas patahan.

1736781713_dbbfe1981de6e2871eaa.jpg

Foto: afp/ Fabrice COFFRINI

“Wilayah tempat gletser mencair, atau terjadi perubahan siklus hidrologi di atas patahan aktif, mungkin mengalami peningkatan aktivitas gempa bumi,” kata rekan penulis studi Sean Gallen, seorang geolog dari Colorado State University, dikutip dari laman Scientific American.

Sekitar 25 juta hingga 28 juta tahun yang lalu, bagian barat Amerika Utara mulai terbelah, menciptakan Rio Grande Rift. Saat daratan perlahan mencair, Cekungan San Luis tenggelam sementara jajaran Sangre de Cristo melengkung ke atas, dengan pergeseran vertikal hingga 9,2 kilometer di antara kedua sisi.

Kemudian, mulai sekitar 2,6 juta tahun yang lalu, suhu global anjlok, dan puncak Sangre de Cristos terisi es gletser. Glasiasi mencapai puncaknya pada Glasial Maksimum Terakhir sekitar 20.000 tahun yang lalu, mengukir lembah berbentuk U yang dramatis dan menyimpan moraine tumpukan puing yang menandai batas terjauh es.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.