- Home
-
- Megapolitan
-
- Bekasi Mitigasi Inflasi Ha...
Bekasi Mitigasi Inflasi Hadapi Pancaroba
Sabtu, 11 Jan 2025, 04:00 WIBBEKASI â Untuk menghadapi musim yang tak menentu (pancaroba), Bekasi menyelenggarakan mitigasi inflasi. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Bekasi mitigasi potensi terjadi inflasi akibat perubahan cuaca. Berbagai langkah dilakukan utnuk mengantisipasi kelangkaan bahan pangan di pasaran.
âMitigasi untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus mencegah kenaikan harga sebagai dampak dari datang musim penghujan,â kata Kepala Bagian Perekonomian di Setda Kabupaten Bekasi Muhamad Ridwan di Cikarang, Jumat.
Menurutnya, dampak perubahan cuaca terhadap tren inflasi menjadi salah satu risiko yang harus diantisipasi pemerintah daerah melalui upaya mitigasi sejak dini. Menurut dia, faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas bahan pangan baik saat masa panen maupun proses pengiriman sehingga diperlukan koordinasi dengan daerah-daerah penghasil. Dia mengaku sedikitnya ada dua daerah produsen kebutuhan pokok yang masih menopang kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi. Kedua wilayah adalah Kabupaten Garut dan Subang.
âKarena itu koordinasi dengan daerah penghasil akan ditingkatkan tahun ini,â ucapnya. Ridwan menyatakan berkaca pada tahun lalu, kenaikan harga sejumlah komoditas seperti daging, ayam, telur hingga cabai dan bawang kerap terjadi menjelang hari besar. Sebentara lagi ada imlek.
âDampak cuaca menjadi perhatian kami. Apalagi bila terjadi saat hari besar. Cuaca jelas sangat berpengaruh terhadap kenaikan inflasi,â katanya. Dia berharap melalui mitigasi dan koordinasi yang baik, ketahanan pangan serta stabilitas harga kebutuhan pokok Kabupaten Bekasi terkendali. Warga bisa mendapat kebutuhan pokok dengan mudah dan terjangkau.
Langkah Strategis
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menjalankan sejumlah langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan. Salah satunya dengan memprioritaskan sektor pertanian sebagai fokus utama. âStrategi ini tidak terlepas dari program-program pemerintah provinsi berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan pangan,â kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid.
Dia menyatakan, salah satu langkah penting yang dilakukan, memastikan distribusi pupuk bersubsidi secara tepat sasaran. Caranya, melalui optimalisasi peran penyuluh pertanian untuk membantu petani di Kabupaten Bekasi.
Kemudian penyediaan bibit-bibit unggul yang dapat meningkatkan hasil panen baik secara kuantitas maupun kualitas. Dengan demikian, mampu memenuhi kebutuhan domestik dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Pemkab juga akan membantu penyaluran serta perbaikan saluran irigasi untuk mendukung kelancaran sumber daya air areal persawahan.
Dia turut menjaga ketahanan pangan daerah dengan fokus perlindungan areal persawahan melalui aspek kebijakan. Salah satunya lewat pembahasan rancangan peraturan daerah tentang lahan pertanian dan pangan berkelanjutan. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kawasan Transmigrasi Disisir Ulang, Kementrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot untuk Riset Ekonomi
-
Inflasi 3,48 Persen Masuk Target, Kemendagri Soroti Harga Pangan Belum Stabil
-
Instruksi Langsung Presiden Prabowo: Bekasi Raya Segera 'Sulap' Sampah Jadi Listrik Mulai Maret
-
Wakil Ketua Komisi VI DPR Menyatakan Stok BBM Aman karena Indonesia Punya Sumber Minyak Baru
-
Sambut Libur Lebaran, Promosi Wisata Digencarkan: Barito Utara Angkat Pesona Air Terjun Jantur Doyam
-
Mendagri Serukan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Inflasi
-
Mulai Sistem Jatah Hingga Pengurangan Hari Kerja, Negara-negara Asia Tempuh Langkah Darurat Hadapi Kenaikan Harga Minyak karena Perang Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.