Buka Opsi Impor Minyak dari Russia meski Harga Lebih Tinggi, Bahlil: yang Penting Ada
Senin, 06 Apr 2026, 14:25 WIBJAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah membuka opsi impor minyak dari negara mana pun, termasuk Russia, untuk menjamin keamanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.
âKalau sudah jadi (impor dari Russia), saya akan kabari, ya,â ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/4).
Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika disinggung soal tawaran membeli minyak dari Russia yang disampaikan oleh Duta Besar Russia untuk Indonesia Sergei Tolchenov.
Bahlil menyampaikan, dalam kondisi krisis energi global seperti saat ini, Indonesia membuka opsi impor minyak dari negara mana saja. Pemerintah, dalam hal ini, harus menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakatnya.
âJadi, jangan kita pilih-pilih sekarang. Dari negara mana saja (bisa impor), yang penting ada,â ucap Bahlil.
Saat ini pun, lanjut dia, Indonesia bersaing dengan negara lain dalam hal membeli minyak.
Bahlil menggambarkan situasinya dengan menjelaskan perusahaan yang sudah melakukan tender pun, bisa disalip oleh perusahaan lain yang membeli minyak dengan harga yang lebih tinggi.
Situasi tersebut menunjukkan perusahaan penjual minyak bisa menjual minyak kepada pembeli yang menawar dengan harga lebih tinggi.
âJadi, kami sekarang membuat beberapa alternatif. Yang penting bagi kami, bagi pemerintah, adalah menjamin agar BBM di Indonesia tetap ada,â ucap Bahlil.
Diwartakan sebelumnya, Duta Besar Russia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan bahwa Moskow membuka peluang bagi Pertamina untuk membeli minyak dari negaranya seiring kenaikan harga minyak dunia akibat penutupan Selat Hormuz.
âPresiden kami telah berkali-kali menyampaikan, terutama bagi negara-negara sahabat, kami siap bekerja sama di bidang minyak dan gas apabila mereka membutuhkan sesuatu,â kata Dubes Tolchenov ditemui di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (31/3).
Tolchenov menyampaikan bahwa sebagai duta besar, dirinya belum menerima permintaan langsung dari Pertamina maupun dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Russia.
âJadi, silakan hubungi kami, sampaikan kebutuhan Anda, dan kita akan diskusikan bagaimana hal itu dapat diwujudkan,â tambahnya.
- Impor Minyak
- Russia
- Bahlil
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Grand Slam Wimbledon Perkenalkan Teknologi Video Review untuk Musim 2026
-
Pemerintah Pasang Kendali Baru untuk Impor Minyak Pertamina dan BLU, Transparansi dan Efisiensi Jadi Sorotan
-
RI Bidik Minyak Rusia—Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
-
Parekraf Jakbar Perkuat Digitalisasi dan Kemandirian Pelaku Usaha
-
Buang Sampah Sembarangan di Kabupaten Merangin Bisa Didenda Rp10 Juta, Bupati Siapkan Satgas dan Sayembara Warga
-
Koperasi Merah Putih Bogor Jadi Percontohan Digitalisasi
-
Inter Milan Berpeluang Kunci Gelar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.