Mendikdasmen Mengakui Distribusi Guru Belum Merata, Ini Solusi yang Ditawarkan

Selasa, 07 Jan 2025, 00:05 WIB

Semarang - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengakui bahwa problem pendidikan terutama terkait guru yang dihadapi Indonesia saat ini adalah distribusi guru yang tidak merata.

"Kalau kebutuhan guru secara nasional, sebenarnya rasio guru dan murid itu sudah cukup. Problem kita adalah distribusi guru yang memang belum merata," katanya di Semarang, Senin.

Ket. Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti didampingi Rektor Unnes Prof S Martono. — Sumber: ANTARA/Zuhdiar Laeis

Hal tersebut disampaikannya usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

"Ada daerah-daerah yang surplus guru dan banyak daerah kekurangan guru. Yang kedua juga ada sekolah-sekolah yang surplus guru dan juga tidak sedikit sekolah yang kekurangan guru," katanya.

Menurut dia, kementerian yang dipimpinnya telah melaksanakan dua langkah untuk menyelesaikan persoalan itu, yakni guru-guru berstatus aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, dapat ditugaskan di sekolah-sekolah swasta.

Diingatkannya, kebijakan terdahulu dalam rekrutmen guru PPPK membuat lebih dari 100.000 guru PPPK harus mengajar ke sekolah negeri sehingga membuat sekolah swasta kekurangan.

"Dengan pola seperti ini maka guru itu bisa kami distribusikan. Tentu dengan koordinasi antara kementerian dan kabupaten/kota, serta pemerintah provinsi karena kewenangan untuk penempatan guru itu untuk SLTA dan SLB itu di provinsi, kemudian TK sampai SMP itu di kabupaten/kota," katanya.

Kemudian, Mu'ti mengatakan bahwa guru-guru tersebut akan diberikan peran untuk tidak hanya mengajar, tapi juga peran bimbingan konseling dan tugas-tugas lain.

"Sehingga pelaporan guru yang baru itu tidak lagi harus di-'upload' tapi cukup mereka memberikan laporan kepada kepala sekolah dan ada ekuivalensi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan profesi guru. Itu yang nanti dikonversikan setara dengan jam mengajar," katanya.

Dengan cara seperti itu, kata dia, maka dimungkinkan ada guru-guru yang memang memiliki tugas-tugas di luar sebagai pengajar yang hanya merencanakan, mengajar, dan menilai, tapi ada tugas pembimbing.

"Itu saya kira sangat penting sehingga dengan cara seperti itu tentu kami berharap agar ke depan kualitas guru dapat kita tingkatkan, juga dengan pelatihan-pelatihan yang berbasis bidang studi," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.