Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringati Hari Braille Sedunia, Mensos Ajak Ciptakan Ekosistem yang Penuh Kepedulian ke Disabilitas

📅 Senin, 06 Jan 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringati Hari Braille Sedunia, Mensos Ajak Ciptakan Ekosistem yang Penuh Kepedulian ke Disabilitas Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak seluruh pihak untuk turut aktif menciptakan ekosistem yang memberikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas pada Hari Braille Sedunia yang diperingati setiap 5 Januari.

1736089072_ba64e4f480650c2fd5b1.jpg

“Hari ini kita sama-sama memperingati Hari Braille Sedunia, dari data yang ada, menunjukkan kita perlu suatu langkah besar dalam rangka penghormatan dan perlindungan hak penyandang disabilitas,” kata Gus Ipul, sapaan akrab Mensos saat menghadiri peringatan Hari Braille Sedunia di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta, pada ­Minggu (5/1).

Mensos menegaskan, para penyandang disabilitas memiliki kebutuhan yang sama dengan masyarakat non-disabilitas. Mereka membutuhkan perlindungan dan jaminan sosial, juga pemenuhan hak-hak dasar oleh negara dan seluruh masyarakat yang harus saling peduli terhadap perlindungan dan penghormatan penyandang disabilitas.

“Penyandang disabilitas itu butuh rekreasi, pekerjaan, jadi sama seperti kita. Untuk itu, kita harus menghormati sebagaimana kita menghormati orang lain,” ucap Gus Ipul.

Ia mengingatkan, perlindungan dan penghormatan hak dasar penyandang disabilitas menjadi salah satu agenda besar Pemerintah dalam rangka penguatan transformasi sosial sebagaimana tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025-2045. Semua itu bertujuan mendukung perwujudan Visi Indonesia Emas 2045 yang Bersatu, Berdaulat, Maju, dan ­Berkelanjutan.

“Ada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, itu adalah payung hukum bagi kita semua untuk memberikan perlindungan kepada penyandang disabilitas,” tuturnya.

Gus Ipul juga memaparkan, sebanyak tujuh persen penduduk Indonesia atau 11,3 juta orang merupakan penyandang disabilitas dengan berbagai kategori, sedangkan jumlah penyandang disabilitas sedang dan berat di Indonesia sebanyak 1,9 juta orang.

“Inilah PR besar kita ke depan untuk bisa sama-sama memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas dalam mengakses hak-hak dasarnya,” ujar dia.

Konsesi dan Insentif

Ia menambahkan, saat ini Pemerintah sedang memproses peraturan pemerintah tentang konsesi dan insentif bagi penyandang disabilitas, yang akan memberikan kemudahan kepada penyandang disabilitas dalam mengakses layanan dasar. “Saat ini sedang tahap finalisasi Peraturan Pemerintah tentang konsesi disabilitas,” katanya.

Dalam mewujudkan penghormatan hak-hak penyandang disabilitas tersebut, pihaknya juga gencar menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Presiden Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia Arief Pribadi yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan, yayasannya memberikan berbagai pemenuhan layanan dasar bagi penyandang disabilitas, salah satunya hak memperoleh pendidikan berupa pengembangan literasi braille dan penyebarluasan informasi dalam dokumen-dokumen yang diterjemahkan ke huruf braille.

“Beliau (Gus Ipul) sangat perhatian dengan teman-teman disabilitas. Mudah-mudahan kehadiran beliau bisa mengangkat teman-teman disabilitas. Hari ini juga akan ada penyerahan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta yang dibuat dan dicetak ulang menggunakan huruf braille oleh para penyandang disabilitas,” ucap Arief. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

50 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.