Cetak Rekor, Pemerintah Distribusikan Pupuk Subsidi Tepat Waktu
Senin, 06 Jan 2025, 00:00 WIBJAKARTA - Pemerintah menaruh perhatian besar kepada sektor pertanian melalui dukungan terhadap kebijakan yang berpihak kepada petani. Salah satunya melalui penyederhanaan skema penebusan pupuk subsidi dan alokasi yang lebih terencana.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah mencatat sejarah baru dengan keberhasilan menyalurkan pupuk bersubsidi tepat waktu pada 1 Januari 2025. Dia menambahkan antusiasme petani di seluruh Indonesia begitu tinggi, menyambut kebijakan yang selama ini dinantikan.
Penyaluran yang biasanya terlambat dan terkendala, kini berjalan sesuai jadwal. "Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dan perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (5/1).
Menurutnya, penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat waktu ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian nasional guna mewujudkan swasembada pangan.
Pada 2025, skema penebusan pupuk subsidi telah disederhanakan untuk memastikan distribusi lebih efisien dan transparan.
Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 644/KPTS/SR.310/M.11/2024, pemerintah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,5 juta ton. Alokasi tersebut terbagi menjadi urea 4,6 juta ton, NPK 4,2 juta ton, NPK Kakao 147.000 ton dan organik 500.000 ton.
Penyaluran pupuk subsidi ini diperuntukkan bagi petani di subsektor tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), hortikultura (cabai, bawang merah, bawang putih), serta perkebunan (tebu rakyat, kakao, kopi).
Luas lahan yang mendapatkan alokasi pupuk subsidi maksimal 2 hektare, termasuk petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) atau Perhutanan Sosial.
"Mulai 1 Januari 2025, petani di seluruh Indonesia sudah dapat menebus pupuk subsidi dengan harga terjangkau di kios-kios resmi. Data dari PT Pupuk Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyerapan pupuk pada masa tanam kali ini," tutur Mentan.
Pemerintah optimistis dengan distribusi yang lebih tepat sasaran dan penyaluran yang tepat waktu, produktivitas pertanian nasional akan meningkat secara signifikan.
âIni bukan hanya tentang pupuk, tetapi tentang masa depan ketahanan pangan Indonesia. Dengan pupuk yang tersedia tepat waktu, petani dapat memulai musim tanam dengan keyakinan penuh,â terang Amran.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Putri KW Andalan di Tunggal Wanita All England
-
Hotel Mataram Usul Relaksasi Pajak Demi Pulihkan Industri Pariwisata
-
Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Bangun Kampung Haji
-
Pengelompokan Pangan Strategis Mudahkan Antisipasi Gejolak
-
Jakarta Utara Dikepung Genangan Air, Pengendara Motor Diizinkan Polisi Lewat Jalan Tol
-
Tiga Pegawai SPBU di Cipinang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Aparat
-
Inspektorat Bogor Fokus Audit Desa Jelang Pilkades Serentak 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.