Belanda vs Maroko: Laga Dua Tim Kuda Hitam Menuju Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Jun 2026, 00:03 WIB

FOXBOROUGH — Pertandingan menarik akan tersaji di Stadion Gillette ketika Belanda berhadapan dengan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6) pagi WIB. Kedua tim datang dengan modal kuat setelah sama-sama tampil meyakinkan di fase grup dan kini hanya berjarak satu kemenangan dari tiket menuju babak 16 besar.

Belanda melaju sebagai juara Grup F setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara Maroko menempati posisi kedua Grup C di bawah Brasil, juga dengan tujuh angka, hanya kalah dalam perhitungan selisih gol.

Ket. Foto: Ilustrasi selebrasi timnas Belanda. — Sumber: FIFA

Perjalanan Belanda di fase grup tidak sepenuhnya mulus. Tim asuhan Ronald Koeman mengawali turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Jepang. Namun, mereka bangkit dengan kemenangan beruntun atas Swedia dan Tunisia untuk memastikan posisi puncak klasemen.

Ketajaman lini serang menjadi salah satu senjata utama Oranje. Mereka sudah mencetak 10 gol sepanjang Piala Dunia 2026, sebuah catatan yang membuat mereka mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat untuk melangkah jauh.

Meski belum pernah memenangkan Piala Dunia, Belanda memiliki sejarah besar di kompetisi ini. Mereka tiga kali menjadi finalis pada 1974, 1978, dan 2010, serta pernah finis di posisi ketiga pada 2014.

Pada edisi terakhir di Qatar 2022, Belanda berhasil mencapai perempat final. Jika mampu melewati Maroko, mereka akan menghadapi Afrika Selatan atau Kanada di babak 16 besar dan membuka peluang kembali menembus delapan besar.

Maroko datang bukan sebagai tim yang bisa diremehkan. Atlas Lions tampil solid sejak awal turnamen dengan meraih tujuh poin di Grup C.

Mereka menahan Brasil 1-1 pada pertandingan pembuka sebelum mencatat kemenangan atas Skotlandia dengan skor 1-0 dan Haiti 4-2. Konsistensi tersebut membuat Maroko kembali dianggap sebagai salah satu tim yang mampu membuat kejutan.

Penampilan melawan Brasil menjadi bukti bahwa skuad Maroko mampu menghadapi tekanan besar. Mereka juga memiliki pengalaman berharga setelah mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022 dengan mencapai semifinal, pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.

Menghadapi Belanda, Maroko membawa kepercayaan diri tinggi. Pertemuan sebelumnya antara kedua tim terjadi tiga kali, termasuk di Piala Dunia 1994 ketika Belanda menang tipis 2-1.

Belanda mendapat kabar positif terkait kondisi Denzel Dumfries dan Brian Brobbey. Keduanya sempat diragukan karena masalah kebugaran, tetapi kini dinyatakan siap tampil.

Micky van de Ven diperkirakan kembali mengisi posisi bek kiri sejak awal laga, menggantikan Nathan Ake. Sementara Brobbey tetap menjadi pilihan utama di lini depan.

Nama-nama seperti Memphis Depay, Justin Kluivert, dan Crysencio Summerville kemungkinan menjadi opsi tambahan dari bangku cadangan.

Di kubu Maroko, beberapa pemain diprediksi kembali masuk ke starting XI setelah sebelumnya dirotasi. Noussair Mazraoui, Issa Diop, Ayyoub Bouaddi, dan Azzedine Ounahi siap memperkuat tim utama.

Perhatian utama tertuju kepada Ismael Saibari. Penyerang yang dikabarkan akan bergabung dengan Bayern Munich tersebut tampil impresif dengan tiga gol dari tiga pertandingan di Piala Dunia 2026.

Selain Saibari, Maroko juga memiliki ancaman melalui Achraf Hakimi dan Brahim Díaz yang menjadi motor kreativitas serangan.

Laga ini diperkirakan tidak hanya menjadi pertarungan kualitas pemain, tetapi juga duel strategi. Belanda memiliki pengalaman dan tradisi besar di Piala Dunia, sedangkan Maroko datang dengan mentalitas tim yang sudah terbukti mampu menumbangkan raksasa dunia.

Oranje mengincar langkah lebih dekat menuju trofi yang belum pernah mereka raih, sementara Atlas Lions berusaha melanjutkan cerita besar mereka sejak semifinal 2022.

Perkiraan Susunan Pemain

Belanda:

Verbruggen; Dumfries, Van Dijk, Van Hecke, Van de Ven; Gravenberch, Frenkie de Jong, Reijnders; Malen, Brobbey, Gakpo.

Maroko:

Bono; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi; Brahim, Ounahi, El Khannouss; Saibari.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.