Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2024 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

📅 Kamis, 19 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh:
2024 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah Doc: istimewa
Ket. International Energy Agency (IEA)

PARIS – International Energy Agency (IEA), pada Rabu (18/12), mengatakan penggunaan batubara di seluruh dunia akan mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada tahun 2024, tahun yang hampir pasti akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah.

Dikutip dari The Straits Times, meskipun ada seruan untuk menghentikan pembakaran bahan bakar fosil paling kotor yang mendorong perubahan iklim, pengawas energi memperkirakan permintaan global terhadap batu bara akan mencapai rekor tertinggi untuk tahun ketiga berturut-turut.

Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa gas rumah kaca yang memanaskan planet harus dikurangi secara drastis untuk membatasi pemanasan global guna menghindari dampak bencana pada bumi dan umat manusia.

Pada awal Desember, pemantau iklim Uni Eropa, Copernicus, menyatakan tahun 2024 “secara efektif pasti” akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat melampaui rekor yang dibuat pada tahun 2023.

Laporan IEA “Coal 2024” memprediksi dunia akan mencapai puncak produksi batubara pada tahun 2027 setelah melampaui 8,77 miliar ton pada tahun 2024.Namun, hal itu akan bergantung pada Tiongkok, yang selama seperempat abad terakhir telah mengonsumsi batubara 30 persen lebih banyak daripada konsumsi gabungan seluruh negara di dunia.

Meningkatnya permintaan listrik di Tiongkok merupakan kekuatan pendorong paling signifikan di balik peningkatan tersebut, dengan lebih dari sepertiga batubara yang dibakar di seluruh dunia dikarbonisasi di pembangkit listrik negara tersebut.

1734539978_c12d46efa5265b8b69c9.jpg

Capai Rekor

Meskipun Beijing telah berupaya mendiversifikasi sumber listriknya, termasuk perluasan besar-besaran tenaga surya dan angin, IEA mengatakan permintaan batu bara Tiongkok pada tahun 2024 masih akan menembus 4,9 miliar ton yang merupakan rekor lainnya.

Meningkatnya permintaan batu bara di Tiongkok serta di negara-negara ekonomi berkembang seperti India dan Indonesia, mengimbangi penurunan yang terus terjadi di negara-negara ekonomi maju.

Namun, penurunan tersebut telah melambat di Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS). Penggunaan batu bara di sana diperkirakan akan menurun masing-masing sebesar 12 persen dan 5 persen, dibandingkan dengan 23 persen dan 17 persen pada tahun 2023.

Dengan segera kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih, yang telah berulang kali menyebut perubahan iklim sebagai “tipuan”, banyak ilmuwan khawatir bahwa masa jabatan kedua Trump sebagai Presiden akan melemahkan komitmen iklim dari ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Penambangan batu bara juga mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan melampaui sembilan miliar ton produksi untuk pertama kalinyadengan produsen utama Tiongkok, India dan semuanya membukukan rekor produksi baru.

Lembaga pengawas energi memperingatkan bahwa tren kecerdasan buatan juga cenderung meningkatkan permintaan pembangkitan listrik, dengan tren tersebut menopang permintaan listrik di Tiongkok yang boros batu bara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.