Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengasah Bakat, Ratusan Murid Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Ikut Pentas Seni 2024

📅 Minggu, 15 Des 2024, 04:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengasah Bakat, Ratusan Murid Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Ikut Pentas Seni 2024 Doc: ANTARA/Virna P Setyorini
Ket. Murid-murid Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menari menunjukkanl bakat seni yang mereka miliki dalam kegiatan Pentas Seni (Pensi) 2024 di Kuala Lumpur, Sabtu (14/12/2024).

Kuala Lumpur - Sebanyak 620 murid dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) ikut dalam kegiatan pentas seni (Pensi) 2024 di ibu kota dan kota terbesar di Malaysia itu sebagai wadah untuk menunjukkan bakat mereka, Sabtu.

Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono usai kegiatan tersebut mengatakan murid dari sekolah-sekolah Indonesia terutama di Malaysia, seperti di Kuala Lumpur, Johor, Kota Kinabalu dan "community learning center" (CLC) menunjukkan bahwa mereka punya bakat yang luar biasa.

“Jadi anak-anak itu kalau diberikan fasilitas, bimbingan, mereka itu anak-anak yang luar biasa,” kata Hermono.

Ia juga mengatakan itu terbukti dengan prestasi-prestasi yang mereka tunjukkan, contohnya, ada tiga anak pekerja migran Indonesia di Johor Bahru itu bisa masuk Taruna Nusantara.

“Ada satu yang dari Kota Kinabalu itu diterima di California University Berkeley. Jadi, banyak sekali anak-anak yang hebat-hebat,” ujar dia.

Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan-kegiatan seperti pensi tersebut, menjadi wadah untuk menunjukkan bakat-bakat yang luar biasa dari anak-anak Indonesia yang ada di Malaysia.

Sekitar 1.900 orang, termasuk 620 murid SIKL, menghadiri Pentas Seni Sekolah Indonesia Kuala Lumpur 2024 yang mengangkat tema “Jejak Legenda Simfoni Budaya”. Kegiatan pentas seni tahunan tersebut melibatkan murid-murid dari TK A, TK B, SD hingga SMA.

Ketua Pelaksana dan Sutradara Pentas Seni SIKL 2024 Naura Hanisah Ariyanti (Kelas 11) mengatakan pentas seni tersebut merupakan hasil kerja keras dan dedikasi semua yang terlibat mulai dari pembuatan konsep, latihan hingga terlaksananya pensi itu.

Pentas seni yang dimulai sekitar pukul 15.20 waktu setempat (pukul 14.20 WIB) itu juga diisi dengan permainan gamelan, musik, peragaan busana baju adat, "flash mob", serta paduan suara yang juga dibawakan murid-murid dari SIKL.

Adapun tari-tarian yang menjadi persembahan bagi penonton juga datang dari berbagai daerah seperti Tari Kutidhien, Tari Perkenalan Malin Kundang, Tari Lompat Batu Nias, Tari pencak Silat dan Ayam Den Laffee, termasuk Tari Selayang Panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.