Warga Riung Selamatkan Paus, Beri Pesan Konservasi untuk Dunia
📅 Sabtu, 14 Des 2024, 08:52 WIB | Oleh: Tim RedaksiSenyatanya, kejadian paus terdampar bukan baru kali ini terjadi. September lalu sekitar 50 paus terdampar di kecamatan Puleman, Alor, NTT. Lembaga konservasi mamalia laut, Whale Stranding Indonesia, melaporkan ada 568 kejadian hewan terdampar di Indonesia selama periode 1995 hingga 2021. Yang paling menggenaskan, September 2020, ada 400 ekor lebih paus pilot terdampar di pesisir selatan Australia. Semuanya mati.
Terkait mencintai lingkungan ini, Dosen Teologi Moral Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta, Frumensius Gions OFM mengatakan bahwa mencintai lingkungan itu bukanlah pilihan tetapi sesuatu yang melekat dalam diri manusia. "Mencintai lingkungan termasuk isi bumi itu sesuatu yang inheren dalam diri manusia,"tegasnya ketika ditanyai pandangannya terkait krisis ekologi.
Indonesia termasuk beruntung, sebab di antara banyak negara di dunia, RI menjadi habitat mamalia laut ini. Karena itu perlunya edukasi bagi masyarakat/nelayan lokal terkait paus. Pendekatan seperti ini kerap dilakukan di Peru, Amerika Selatan agar warga lokal turut melindungi mamalia ini dari ancaman kepunahan.
Dari warga Marotauk, Riung, kita perlu belajar bahwa mencintai lingkungan itu tidak perlu dengan teori yang jelimet dan mumet, tidak perlu dengan diskusi bertele tele di dalam ruangan. Warga Riung tak tahu apa itu Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) istilah keren yang kerap dibahas di meja meja pejabat dan orang orang pintar. Yang mereka tahu, bagaimana menyelamatkan binatang yang mau punah. Hanya itu!
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!