Menteri Karding: Nasib Pekerja Migran, Pergi Cari Kerja, Pulang Dipalak di Bandara
Jumat, 13 Des 2024, 18:18 WIBJAKARTA-Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2PMI), Abdul Kadir Karding akan meningkatkan fungsi Lounge PMI. Ke depannya, tidak hanya menjadi tempat singgah tetapi juga menjadi pusat informasi bagi PMI dan melindungi PMI dari tindakan pemalakan di bandara.
Dirinya gerah dengan banyaknya kasus yang dialami PMI. Dari aduan yang masuk, PMI yang baru mendarat pulang sering menjadi sasaran empuk bagi oknum-oknum yang ingin memeras pekerja migran. Modusnya adalah menawarkan transportasi, penukaran uang, serta jasa-jasa lainnya dengan biaya yang tinggi.
âJangan bilang pekerja migran itu pahlawan jika masih dipalak sana-sini. Kasihan mereka sudah bekerja meninggalkan keluarganya di kampung halamannya, pulang masih saja diperas. Saya akan perkuat personel masing-masing lounge dengan pekerja yang punya hati,â tegasnya melalui keterangannya saat meresmikan Lounge PMI, di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (12/12).
Dia menyatakan jikanperesmian tersebut sebagai penanda dimulainya rangkaian Hari Buruh Migran Internasional, atau Migrants Day 2024, pertama setelah BP2MI menjadi Kementerian.
âDengan launching lounge di Bandara NTB ini, saya ingin fungsi lounge tidak hanya tempat singgah saja, tetapi harus ditambahkan dua jenis pelayanan lagi. Yakni sebagai pusat informasi segala hal tentang pekerja migran Indonesia. Tentang keberangkatan, tentang kepulangan, informasi pelindungan, dan lain sebagainya,â ungkapnya.
Sedangkan pelayanan ke dua, Menteri Karding ingin meningkatkan personel lounge, agar melakukan service yang lebih bagi pekerja migran Indonesia. âBahkan jika perlu, kita jemput dari pesawat, kita kawal barang bawaannya, kita arahkan ke transportasi yang aman dan resmi,â ujarnya.
Dirinya bersyukur bahwa lounge PMI di Bizam ini, terwujud berkat dukungan dari Pemda yang serta dukungan fasilitas dari Menteri BUMN di pusat.
âSaya berharap, di era kementerian baru kami, Kementerian P2MI ini, peresmian dan optimalisasi pelayanan lounge ini, dapat diterapkan di seluruh bandara-bandara internasional di daerah lainnya. Semoga hak-hak pekerja migran tetap terjaga di Indonesia maupun di luar negeri,â pungkas Karding.
Dalam acara itu turut hadir Pj. Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, serta Anggota Komisi IX DPR-RI, Muazzim Akbar. (ers)
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Pertama dalam Sejarah, Indonesia-Kanada Sepakati Kerja Sama Pengiriman PMI Tenaga Medis
-
Bebani Pekerja Migran, Kemen P2MI Minta BI Benahi Remitansi Pekerja Migran
-
Khawatir Jadi Modus Tenaga Kerja Murah, Menteri Karding bakal Atur Magang di Luar Negeri
-
Diduga Jadi Korban TPPO di Arab Saudi, PMI Asal Jabar dibantu BP2MI Laporkan Kasus ke Polda
-
Operasi Keselamatan Agung, Polda Bali Utamakan Tindak lewat ETLE
-
Dijanjikan Kerja di Malaysia, Perempuan Asal Sangihe Diamankan di BP3MI Batam Sebelum Naik Kapal
-
Modus Kunjungan Keluarga, 11 Orang Dicegat BP3MI Kepri Saat Hendak Bekerja Ilegal di Malaysia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.