- Home
-
- Luar Negeri
-
- Selat Hormuz Macet Bikin I...
Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi
Senin, 03 Agu 2026, 15:43 WIBMOSKOW - Inggris terancam mengalami resesi ekonomi pada 2027 apabila Selat Hormuz tak kunjung dibuka, menurut laporan surat kabar The Independent mengutip data perusahaan konsultan EY.
Laporan tersebut menyebutkan jika Selat Hormuz tak juga dibuka pada awal atau setidaknya pertengahan 2027, maka produk domestik bruto (PDB) Inggris hanya akan bertumbuh 0,5 persen pada 2026 dan turun 0,2 persen di 2027.
EY menyimpulkan dengan skenario buruk semacam itu, maka inflasi dapat naik hingga 6,4 persen pada akhir 2026 akibat kenaikan drastis biaya minyak dan energi.
Pada 8 Juli lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan gencatan senjata, yang diteken dengan Iran pada 18 Juni, tidak lagi berlaku. Pasukan AS pun kembali melancarkan serangan ke Iran saat itu.
Komando Pusat AS (CENTCOM) berdalih serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan Iran pun merespons serangan AS dengan melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah, memblokade Selat Hormuz, dan menuding AS melanggar kesepakatan gencatan senjata. Ant
- Charles III
- poundsterling
- Andy Burnham
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Pemerintah Didorong Percepat Realisasi PLTS 100 GW untuk Tarik Investasi Hijau
-
Huawei MatePad Mini Meluncur, Usung Konsep Mini but Mighty untuk Produktivitas Mobile
-
Bukan Sekadar Teknologi, Indonesia dan India Perkuat Aliansi di Sektor Digital
-
Kamera Gimbal Saku DJI Osmo Terbaru Usung Lensa Ganda dan Perekaman 4K 240fps
-
Pemkab Cirebon Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan hingga 30 September 2026.
-
133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.
-
Di Balik Peringkat Global, Jakarta Masih Hadapi Defisit Tata Kelola
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.