Air Bersih Terus Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Banyumas

Senin, 03 Agu 2026, 15:48 WIB

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sedikitnya 27.000 liter air bersih sudah mulai disalurkan untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan bantuan air bersih disalurkan menggunakan lima truk oleh BPBD Kabupaten Banyumas secara simultan sampai dengan Sabtu (1/8) malam.

"BPBD bersama pemerintah desa dan relawan bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga terdampak," kata dia.

Ket. Foto: Petugas BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (6/7). — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Banyumas

Dia menjelaskan penurunan curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air warga mengering sehingga mereka kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan penyaluran air bersih tersebut mencakup wilayah Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok 4.000 liter yang bersumber dari Perumda Pabuwaran.

Selain pemukiman warga, bantuan 8.000 liter air bersih juga didistribusikan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok.

Tim BPBD turut mendistribusikan masing-masing 5.000 liter air ke Desa Langgongsari dan Cipete di Kecamatan Cilongok, serta Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang.

"BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan," kata dia.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi air, mengoptimalkan lokasi distribusi, serta mengedukasi masyarakat agar menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.