Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Tenggelam di Sungai Air Rami Mukomuko Dievakuasi

📅 Jumat, 13 Des 2024, 16:51 WIB | Oleh:
Korban Tenggelam di Sungai  Air Rami Mukomuko Dievakuasi  Doc: ANTARA/Ferri.
Ket. Warga di Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko menemukan pelajar yang tenggelam di sungai dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (12/12).

MUKOMUKO - Polisi mengevakuasi seorang korban meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Air Rami di Desa Talang Rio, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

"Kami melakukan evakuasi satu korban bernama Rafki (17), pelajar SMA 8 Mukomuko yang tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kepolisian Sektor Ipuh, Kabupaten Mukomuko Iptu M. Setya Yuli dalam keterangannya di Mukomuko, Kamis.

Ia mengatakan korban tenggelam ini temukan dalam keadaan meninggal di aliran sungai Air Rami Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami pada Kamis sore sekira pukul 16:40 WIB.

Saat kejadian, kata dia, ada empat rekan korban yang menjadi saksi dan mengetahui korban ini tenggelam, yakni Laesna Dwi Farhana (16), Alya (17), Gia (17), dan Sugiarto (15).

Sedangkan kronologis kejadiannya, katanya, setelah korban bersama dengan empat orang rekannya selesai melatih pramuka di SMP 18 Mukomuko di Desa Talang Rio sekira pukul 16.00 WIB.

Kemudian, korban mengajak teman-temannya untuk mandi sungai, sedangkan rekannya Alya sekalian melihat orang tuanya menunggu durian yang tidak jauh dari sungai.

Lalu korban dan temannya pergi ke sungai, setelah sampai ke sungai Laesna tidak ikut mandi dan menunggu tas dan barang-barang kawan-kawanya, sedangkan Alya dan Gia berenang duluan, lalu Sugiarto dan korban.

Setelah itu, Laesna menunggu di pinggir mendengar korban meminta tolong, kemudian Alya yang juga mendengar suara tersebut langsung mengambil jerigen lalu berenang menolong korban.

Namun saat di tengah sungai, Alya tidak melihat lagi dimana posisi korban tersebut, kemudian Sugiarto bersama Gia memberitahu orang tua bahwa Rafki tenggelam di tengah sungai.

Kemudian orang tua Alya bersama masyarakat mencari mencari korban kurang lebih 20 menit di dasar laut dan menemukan Rafki terbaring di dasar sungai, kemudian warga menarik ke pinggir sungai.

Ia mengatakan tindakan yang dilakukan membawa jenazah ke Puskesmas Air Rami, lalu jenazah di bawa ke rumah duka untuk di makamkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.