Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Ingatkan Situasi Kemanusiaan di Suriah Belum Stabil

📅 Kamis, 12 Des 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Ingatkan Situasi Kemanusiaan di Suriah Belum Stabil Doc: ANTARA/XINHUA
Ket. PBB dan para mitranya melanjutkan aktivitas distribusi bantuan di saat situasi keamanan kondusif.

New York - Badan-badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Selasa (10/12) mengatakan situasi kemanusiaan di Suriah belum stabil, dengan berlanjutnya pertempuran dan penjarahan yang dilaporkan di daerah ibu kota Damaskus sementara situasi di sebelah barat laut negara itu relatif tenang.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan adanya sejumlah tantangan dalam pengiriman bantuan di beberapa wilayah di Suriah timur laut.

"Serangan udara dan aksi kekerasan lainnya terus dilaporkan di Damaskus, daerah pedesaan Damaskus, Daraa, dan As-Sweida," kata OCHA. "Beberapa kasus penjarahan di gudang-gudang penyimpanan bantuan, termasuk gudang-gudang milik badan PBB dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah, juga dilaporkan."

Badan-badan PBB dan para mitranya mengatakan sedang berusaha mengidentifikasi skala dari penjarahan yang dilaporkan.

Jam malam diberlakukan di Damaskus dan daerah pedesaannya, Latakia, serta Tartous dari pukul 17.00 hingga 05.00 waktu setempat. "Meskipun layanan publik yang vital secara bertahap telah kembali beroperasi, pembatasan pergerakan, termasuk jam malam, telah menghambat penyaluran barang dan jasa," kata OCHA.

Badan kemanusiaan itu menerima laporan dari daerah-daerah yang relatif tenang bahwa para pengungsi yang menyelamatkan diri dari konflik selama dua pekan terakhir telah kembali ke rumah mereka.

"Seluruh 11 pusat penerimaan yang telah dibuka di Idlib untuk menampung keluarga-keluarga pengungsi sudah dalam keadaan kosong per Senin (9/12)," kata OCHA. Para mitra OCHA di wilayah Suriah timur laut melaporkan bahwa warga terus berdatangan ke lokasi-lokasi pengungsian, imbuh badan tersebut.

"Rekan-rekan kami di bidang kemanusiaan menginformasikan bahwa 25 truk yang membawa bantuan PBB telah menyeberang ke Suriah barat laut," kata kantor tersebut. "Sembilan truk yang membawa lebih dari 200 ton bantuan makanan telah menyeberang melalui Bab Al-Salam, sementara 16 truk menyeberang melalui Bab Al-Hawa."

Para mitra PBB juga mengerahkan 16 tim medis keliling untuk mendukung respons di daerah-daerah yang kurang terlayani dan kamp-kamp pengungsian. Dana Kependudukan PBB (UNFPA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan telah mendistribusikan perlengkapan kesehatan, bedah, dan pengobatan pascatrauma untuk membantu sejumlah rumah sakit.

Sementara itu, Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan harga pangan di pasar-pasar di seluruh Suriah mengalami peningkatan tajam. Dalam dua pekan terakhir, lebih dari 20 mitra PBB telah menyalurkan bantuan makanan kepada lebih dari 590.000 orang di Suriah barat laut.

Menurut badan tersebut, WFP dan para mitranya telah menyediakan makanan untuk lebih dari 40.000 orang di Aleppo, Hama, Homs, Latakia, Deir El Zor, Raqqa, dan Hasaka.

Komisariat Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) mendistribusikan bantuan tunai untuk musim dingin kepada lebih dari 6.000 rumah tangga di Idlib dan Aleppo utara, serta menyalurkan 1.500 paket bantuan utama ke Idlib dalam kerja sama dengan para mitranya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.