Semoga Teror Tidak Ada Lagi, AS Bertekad Tidak Beri Kesempatan ISIS umtuk Bangkit Kembali di Suriah
📅 Selasa, 10 Des 2024, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Washington - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken pada Senin (9/12) menyatakan bahwa ISIS akan berusaha memanfaatkan perubahan situasi politik di Suriah untuk membangun kembali kemampuannya, tetapi AS berkomitmen untuk tidak membiarkan hal ini terjadi.
"ISIS akan mencoba menggunakan periode ini untuk membangun kembali kemampuannya, untuk menciptakan tempat berlindung yang aman. Seperti yang ditunjukkan oleh serangan presisi kami pada akhir pekan, kami bertekad untuk tidak membiarkan hal itu terjadi," kata Blinken saat upacara Penghargaan Juara Anti-Korupsi di Departemen Luar Negeri.
Selain itu, AS bakal terus melindungi personelnya dari ancaman apa pun dari pihak mana pun, lanjutnya.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada Minggu (8/12) bahwa telah dilakukan lebih dari 75 serangan udara terhadap ISIS dilakukan di Suriah tengah untuk mencegah kelompok teroris mengambil keuntungan dari ketidakstabilan yang terjadi di negara tersebut.
Kelompok oposisi bersenjata Suriah merebut Damaskus pada Minggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perdana Menteri Suriah Mohammad Ghazi al-Jalali mengatakan bahwa dia dan 18 menteri lainnya telah memutuskan untuk tetap berada di ibu kota, dan mempertahankan kontak dengan para pemimpin oposisi.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa Presiden Suriah Bashar Assad telah mengundurkan diri dan meninggalkan Suriah setelah melakukan negosiasi dengan beberapa peserta konflik Suriah.
Pada Minggu, sebuah sumber di Kremlin mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Assad dan anggota keluarganya telah tiba di Moskow, dan Rusia telah memberi mereka suaka atas dasar kemanusiaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sumber tersebut juga mencatat bahwa para pejabat Rusia melakukan kontak dengan perwakilan oposisi bersenjata Suriah, yang para pemimpinnya telah menjamin keamanan pangkalan militer Rusia dan fasilitas diplomatik di Suriah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!