Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rezim Suriah Digulingkan, Biden Minta Assad untuk 'Bertanggung Jawab'

📅 Senin, 09 Des 2024, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rezim Suriah Digulingkan, Biden Minta Assad untuk 'Bertanggung Jawab' Doc: ABC News
Ket. Presiden AS Joe Biden menyampaikan pernyataannya terkait runtuhnya rezim Presiden Suriah Bashar Al-assad.

WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu (8/12) mengatakan pemimpin Suriah yang digulingkan Bashar al-Assad harus "diminta pertanggungjawaban". Tetapi ia juga mengatakan pergolakan politik negara itu sebagai "kesempatan bersejarah" bagi warga Suriah untuk membangun kembali negara mereka.

Dalam reaksi penuh pertama AS terhadap penggulingan Assad oleh koalisi pemberontak, Biden juga memperingatkan Washington akan "tetap waspada" terhadap munculnya kelompok teroris, dengan mengumumkan bahwa pasukan AS baru saja melakukan serangan baru terhadap militan dari organisasi ISIS.

"Jatuhnya rezim adalah tindakan keadilan yang mendasar," kata Biden dari Gedung Putih. "Ini adalah momen kesempatan bersejarah bagi rakyat Suriah yang telah lama menderita."

Ketika ditanya wartawan apa yang harus terjadi pada presiden yang digulingkan itu, yang dilaporkan telah melarikan diri ke Moskow, Biden mengatakan "Assad harus bertanggung jawab."

Biden mengatakan Washington akan membantu warga Suriah dalam membangun kembali negaranya.

"Kami akan bekerja sama dengan semua kelompok di Suriah, termasuk dalam proses yang dipimpin oleh PBB, untuk mewujudkan transisi dari pemerintahan Assad menuju "Suriah" yang merdeka dan berdaulat dengan konstitusi baru," katanya.

Namun, Biden memperingatkan bahwa kelompok Islam garis keras dalam aliansi pemberontak yang menang akan menghadapi pengawasan.

"Beberapa kelompok pemberontak yang menggulingkan Assad memiliki catatan buruk terkait terorisme dan pelanggaran hak asasi manusia," kata Biden.

Amerika Serikat telah "mencatat" pernyataan terbaru dari para pemberontak yang menunjukkan bahwa mereka telah melakukan moderasi, katanya, tetapi ia memperingatkan: "Kami akan menilai bukan hanya kata-kata mereka, tetapi juga tindakan mereka."

Biden mengatakan Washington "memahami dengan jelas" bahwa kelompok ekstremis yang sering dikenal sebagai ISIS, "akan mencoba memanfaatkan kekosongan apa pun untuk membangun kembali" kekuasaannya di Suriah.

"Kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi," katanya, seraya menambahkan bahwa pasukan AS pada hari Minggu melakukan serangan terhadap ISIS di dalam wilayah Suriah.

Militer AS mengatakan pesawat tempur menyerang para anggota dan kamp ISIS.

Serangan dilakukan terhadap "lebih dari 75 target menggunakan beberapa aset Angkatan Udara AS, termasuk B-52, F-15, dan A-10," kata Komando Pusat AS.

Alasan untuk Berharap

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.