BPBD Sukabumi: Warga yang Mengungsi Terdampak Banjir dan Longsor Capai 3.023 Jiwa
Senin, 09 Des 2024, 02:04 WIBSUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat hingga Minggu malam jumlah warga yang mengungsi akibat terdampak bencana hidrometerologi pada Rabu (4/12) mencapai 919 kepala keluarga atau 3.023 jiwa.
"Para pengungsi ini tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Cikembar, Pabuaran, Lengkong, Simpenan dan beberapa kecamatan lainnya," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Minggu.
Menurut Medi, para pengungsi ini merupakan penyintas bencana pergerakan tanah, banjir dan longsor. Mereka mengungsi karena rumahnya rusak berat, terisolasi serta kondisi daerah yang rawan terjadi bencana susulan, sehingga lebih memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Untuk pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi pengungsian saat ini sudah mulai merata karena akses menuju lokasi yang awalnya terisolasi sudah mulai bisa ditembus oleh kendaraan meskipun baru sepeda motor atau dengan berjalan kaki, tetapi ada juga yang sudah bisa dilewati mobil.
Saat ini petugas penanggulangan bencana selain fokus melakukan evakuasi dan pencarian korban bencana serta membuka akses jalan, juga fokus terhadap pendistribusian bantuan yang diharapkan, logistik bantuan bisa segera sampai ke lokasi-lokasi yang masih terisolasi untuk meringankan.
Sementara, untuk jumlah warga yang terdampak bencana sebanyak 847 kepala keluarga (KK) atau 8.477 jiwa dan terancam 440 KK atau 755 Jiwa. Kemudian untuk rumah yang rusak berat sebanyak 1.410 unit, rusak sedang 1.011 unit, rusak ringan 777 unit, terancam 423 unit dan terendam 1.040 yang tersebar di 38 kecamatan.
- Pengungsi
- Banjir dan Longsor
- BPBD Sukabumi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Banjarbaru Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Lebaran
-
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Kembali Melanda Aceh Tengah
-
ULN Indonesia Kembali Membengkak, Tembus 434,7 Miliar Dolar AS
-
Penanganan longsor di Kramat Jati Jakarta
-
Longsor di Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang
-
Beruang Serang Warga di Pasaman Barat, BKSDA Sumbar Kirim Tim Penanganan
-
Pengungsi Desa Sahraja belum mendapatkan akses huntara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.