Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Argoland”, Benua Hilang di Bawah Kepulauan Nusantara

📅 Rabu, 04 Des 2024, 06:10 WIB | Oleh:
“Argoland”,  Benua Hilang di Bawah Kepulauan Nusantara Doc: ScienceDirect

Sebuah penelitian menemukan bukti adanya benua hilang yang tersembunyi di kepulauan Nusantara. Benua itu kini tinggal hanya berupa fragmen-fragmen kecil, sebagian besar tenggelam ke dalam mantel Bumi.

1733238071_63be83d69d8c84b35935.jpg

Foto : Elderly Advokaat - Faculty of Geosciences Utrecht University

Ahli geologi telah lama menduga bahwa sekitar 155 juta tahun yang lalu, sebuah benua panjang terpisah dari Australia barat laut dan hanyut. Bukti untuk ini adalah adanya kekosongan yang ditinggalkannya cekungan yang dikenal sebagai Dataran Abisal Argo. Letak dataran ini jauh di bawah laut di lepas pantai Australia barat laut.

Struktur dasar laut di sini menunjukkan bahwa benua yang diusulkan diberi nama Argoland berdasarkan dataran Abisal yang pasti hanyut ke barat laut. Diperkirakan berakhir di tempat kepulauan Asia tenggara berada saat ini.

Sebuah peta menunjukkan sejarah benua “hilang” Argoland. Ahli geologi di Universitas Utrecht telah merekonstruksi sejarah Argoland dan menemukan bahwa benua itu ada dalam bentuk fragmen di seluruh wilayah Asia tenggara.

Dulunya benua Argoland yang diusulkan membentang lebih dari 3.000 mil dari Australia barat hingga utara Papua Nugini. Para peneliti berharap mereka bisa menemukan benua padat yang tersembunyi di bawah kepulauan Asia tenggara, tetapi tidak ada benua sebesar itu yang ditemukan di wilayah tersebut dan yang dapat ditemukan hanya fragmen-fragmen kecil dari benua kuno itu.

Diduga bahwa fragmen-fragmen ini dulunya milik Argoland, tetapi ukurannya hanya sebagian kecil dari ukuran benua yang diusulkan. Selain itu, fragmen-fragmen tersebut dikelilingi oleh sisa-sisa cekungan samudra yang berasal dari sekitar 205 juta tahun yang lalu jauh lebih tua daripada catatan batuan di kerak samudra Dataran Abisal Argo.

Dari bukti yang ada menunjukkan bahwa fragmen-fragmen tersebut hanyut menjauh dari Australia jauh lebih awal daripada perpecahan Argoland yang diusulkan sekitar 155 juta tahun yang lalu. Usia yang lebih tua ini menimbulkan keraguan apakah fragmen-fragmen ini mewakili bagian-bagian Argoland.

Jika tidak, ini menimbulkan pertanyaan: Apakah Argoland kemudian benar-benar menghilang oleh suatu proses yang dikenal sebagai subduksi? Ini terjadi ketika satu lempeng tektonik meluncur di bawah lempeng lain dan tenggelam ke dalam mantel Bumi, lapisan geologi yang terletak tepat di bawah kerak.

Untuk mengetahuinya, ahli geologi Douwe van Hinsbergen dan rekannya Eldert Advokaat dari Universitas Utrecht, Belanda, kini telah merekonstruksi sejarah benua yang hilang itu untuk sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Gondwana Research.

“Motivasi kami untuk melakukan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kami dapat menyelaraskan informasi ini: Mengapa fragmen-fragmennya lebih kecil, bagaimana kami kehilangan area kerak benua yang begitu luas tanpa meninggalkan jejak, dan mengapa fragmen-fragmen ini tampaknya telah pergi lebih awal daripada yang kami ketahui dari catatan di Australia?” ujar mereka kepada Newsweek.

Jika Argoland benar-benar menghilang karena subduksi, ini akan menjadi “berita buruk” karena akan menimbulkan masalah ilmiah yang besar, menurut kedua ahli geologi itu. Ini akan menunjukkan bahwa para peneliti mungkin telah mengabaikan seluruh benua yang “hilang” yang hanya tersubduksi ke dalam mantel.

Tanpa Jejak

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.