Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Juta Orang Pindah ke Bluesky, Apa Bedanya dengan X?

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Meski begitu, para kritikus berpendapat bahwa kontrol pengguna seperti ini berpotensi menciptakan “echo chambers” sehingga pertukaran pandangan yang berbeda di ruang publik menjadi terbatas. Namun, seperti yang saya kemukakan sebelumnya, ruang publik yang dikuasai oleh seorang miliarder dan tanpa kontrol yang sehat juga tidak bisa menghadirkan partisipasi yang setara.

Mengusung konsep desentralisasi

Bluesky yang dipimpin oleh salah satu pendiri dan mantan CEO Twitter, Jack Dorsey, pertama kali muncul pada tahun 2019 sebagai proyek eksperimen Twitter.

Tujuannya adalah mengimplementasikan protokol terdesentralisasi untuk media sosial - sebuah sistem yang mencegah kontrol penuh oleh satu organisasi dan memungkinkan pengembang atau pengguna untuk membangun fitur di atasnya.  Protokol ini juga membantu Twitter terhubung dengan platform dan layanan terdesentralisasi lainnya seperti Mastodon.

Meski akhirnya berdiri sendiri sebagai proyek mandiri dan kemudian menjadi perusahaan independen (Dorsey tidak lagi terlibat), ada perdebatan tentang sejauh mana Bluesky benar-benar terdesentralisasi.

Bluesky menggunakan AT Protocol (ATP) miliknya sendiri, bukan protokol ActivityPub yang biasa digunakan di “fedisphere” media sosial terdesentralisasi.

Pilihan ini memunculkan kritik bahwa Bluesky kurang terhubung dengan platform serupa sehingga butuh “jembatan” untuk menghubungkannya dengan platform lain.

Meski begitu, Bluesky menawarkan opsi untuk meng-host akun di server pribadi yang menjadikannya lebih mandiri jika perusahaan induknya berhenti beroperasi.

Ini merupakan pergeseran besar dari model sebuah perusahaan yang memiliki semua server, mengendalikan semua algoritma, dan membuat semua aturan, sehingga fase berikutnya dari perkembangan Bluesky akan sangat bergantung pada tindakan para penggunanya.

Langit cerah untuk masa depan Bluesky?

Seiring pesatnya pertumbuhan Bluesky muncul berbagai pertanyaan. Bisakah tim kecil yang mengandalkan moderasi konten berbasis komunitas ini menangani berbagai ancaman seperti serangan bot politik atau konten pelecehan anak? Mampukah mereka bertanggung jawab jika ada penyebaran informasi yang salah dan berbahaya atau manipulasi opini politik?  

Perusahaan ini sudah menginvestasikan banyak upaya dalam keamanan dan moderasi konten, tetapi upaya ini tentu harus terus ditingkatkan seiring meningkatnya popularitas Bluesky.

Dari segi pendanaan, Bluesky didukung oleh investor kripto yang condong ke arah libertarian. Perusahaan ini sudah menyatakan tidak akan menggunakan iklan sebagai model bisnis. Mereka akan mempertimbangkan layanan berbayar sebagai sumber pendapatan alternatif. Namun, keberlanjutan model ini masih harus dibuktikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.