Puluhan Juta Orang Pindah ke Bluesky, Apa Bedanya dengan X?
📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Bluesky/Viva Tung/CNET
Jean Burgess, Queensland University of Technology
Sejak Elon Musk membeli Twitter (sekarang bernama X) pada 2022, banyak pengguna yang kecewa mencari platform media sosial alternatif. Platform seperti Threads dari Meta, proyek open-source Mastodon, dan Bluesky muncul sebagai kandidat pengganti.
Namun, masing-masing platform punya tantangan. Threads, meski didukung basis pengguna Meta yang sudah ada, tidak berhasil mencuri minat publik. Sedangkan Mastodon dinilai terlalu rumit bagi pengguna awam yang membuatnya jadi sepi peminat. Bluesky tampak paling menjanjikan walaupun semula tumbuh lambat karena hanya tersedia dalam mode undangan.
Namun, dalam beberapa minggu terakhir, migrasi besar-besaran (khususnya di Amerika Serikat) pengguna X ke Bluesky terjadi. Hal ini kemungkinan disebabkan atas kekecewaan terhadap budaya toksik dan manajemen X yang dirasakan publik sudah memuncak. Terutama setelah pemilu presiden AS baru-baru ini, di mana Musk diduga memanipulasi algoritma X untuk kepentingan pribadinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat Bluesky akhirnya membuka akses publik, platform ini mencatat lonjakan signifikan hingga mencapai lebih dari 20 juta pengguna, dan terus meningkat.
Banyak yang menyebut, Bluesky sebagai “Twitter di masa awalnya” – tempat yang terasa lebih santai, eksperimental, dan ramah untuk berbagi pengalaman pribadi, atau untuk terhubung dengan teman maupun kolega.
Apa bedanya dengan X?
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekilas, Bluesky terlihat sangat mirip dengan X. Ikon kupu-kupu birunya mengingatkan pada logo Twitter sebelum diganti Musk dengan logo X hitam-putih.
Bluesky menggunakan tagar dan pengguna menyapa satu sama lain menggunakan simbol @. Fitur balasan, kutipan, dan repost bekerja dengan cara serupa X. Barangkali kesamaan inilah yang membuat Bluesky lebih populer dibandingkan platform terdesentralisasi lain seperti Mastodon.
Namun, ada beberapa fitur unik yang membuatnya menarik. Bluesky memiliki banyak fitur yang membuat pengguna bisa mengontrol pengalaman mereka berselancar dan membentuk budaya platform secara keseluruhan.
Pengguna dapat membuat berbagai feed khusus berdasarkan minat dan hubungan pribadi, lalu membagikannya secara publik. Fitur ini menjaga pengguna terpapar pengaruh algoritma terpusat dan lebih bebas dalam mengontrol konten yang mereka lihat.
Bluesky juga menawarkan “starter packs” – daftar akun yang disarankan berdasarkan topik, minat, atau lokasi. Starter pack ini dapat mempermudah pengguna baru menemukan akun unik yang relevan untuk diikuti. Pendekatan ini lebih ramah dibandingkan pendekatan algoritma yang dominan di platform lain.
Selain itu, pengguna dapat mengatur daftar kata kunci untuk menyaring konten tertentu dan mengontrol siapa saja yang bisa berinteraksi dengan mereka. Fitur ini membantu mengurangi risiko ujaran kebencian, perundungan, dan pelecehan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!