Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Meksiko dan Trump Berembuk Setelah Ada Maklumat Terkait Tarif

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Meksiko dan Trump Berembuk Setelah Ada Maklumat Terkait Tarif Doc: ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden
Ket. Arsip - Tangkapan layar Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum Pardo.

Mexico City - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengadakan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump, setelah pernyataan publik dari kedua negara tersebut mengenai kemungkinan penerapan tarif perdagangan bersama dan konsekuensinya.

"Saya melakukan percakapan yang menyenangkan dengan Presiden Donald Trump. Kami mempertimbangkan strategi Meksiko mengenai fenomena migrasi, dan saya mengatakan kepadanya bahwa rombongan (migran) tidak sampai di perbatasan utara karena mereka telah ditangani di Meksiko," tulis Sheinbaum di platform X.

"Kami juga berbicara tentang memperkuat kerja sama dalam masalah keamanan dalam kerangka kedaulatan kami dan kampanye yang kami lakukan di negara ini untuk mencegah konsumsi fentanil," tambahnya.

Pembicaraan tersebut terjadi di tengah pernyataan Trump baru-baru ini mengenai niatnya untuk menerapkan tarif sebesar 25 persen terhadap barang-barang yang berasal dari Meksiko dan Kanada karena masalah imigrasi ilegal yang belum terselesaikan serta masuknya obat-obatan terlarang ke AS.

Sheinbaum kemudian mengirim surat kepada Trump, di mana dia menunjukkan kemungkinan penerapan tarif balasan, yang tidak akan menguntungkan importir terbesar ke AS dari Meksiko, yaitu General Motors, Stellantis dan Ford Motor.

Sebelumnya, Menteri Perekonomian Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan pada Rabu (27/11) dalam konferensi pers bahwa upaya baru untuk memberlakukan tarif di AS akan berdampak pada kinerja perusahaan-perusahaan domestik AS di sektor industri dan teknologi yang memasok komponen dari pasar negara tetangga, sehingga sekitar 400.000 orang dapat kehilangan pekerjaan.

Trump sebelumnya berulang kali mengkritik kebijakan imigrasi pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Joe Biden, serta berjanji akan memperketat kontrol perbatasan dan melanjutkan pembangunan tembok di perbatasan dengan Meksiko jika terpilih kembali.

Pemilihan presiden berlangsung di Amerika Serikat pada 5 November. Kandidat dari Partai Republik Trump, yang menjabat sebagai presiden AS pada periode 2017-2021, dinyatakan sebagai pemenang.

Kandidat Partai Demokrat Kamala Harris mengakui kekalahan dalam pidatonya di hadapan para pendukungnya.

Dewan Elektoral akan memberikan suara sesuai dengan aspirasi pemilih pada 17 Desember, dan Kongres baru akan menyetujui hasil pemungutan suara pada 6 Januari.

Pelantikan presiden AS akan dilakukan pada 20 Januari 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
 ​AFPI dan PWI Jajaki Kol...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
Olahraga
Sabalenka Melenggang ke Per...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.